JAKARTA – PT Semen Gresik, anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) memperoleh tiga penghargaan most promising company in strategic marketing and branding campaign (silver winner) dari MarkPlus Inc dalam acara BUMN Marketing Day 2017.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan dan apresiasi terhadap BUMN yang berprestasi di level strategic, tactical, marketing, dan branding campaign.

Pemberian penghargaan itu diberikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dalam acara BUMN Marketing Day 2017 di Jakarta, kemarin. Penghargaan ini agar BUMN makin sadar marketing, branding, dan pelayanan konsumen. Sehingga, makin memperbesar keuntungan dan berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa.

Semen Gresik memenangi tiga penghargaan yakni silver winner untuk kategori the most promising company in strategic marketing, silver winner untuk kategori the most promising company in branding campaign, dan special mention in content marketing.

Direktur Komersial Semen Gresik M Saifuddin mengatakan, penghargaan ini bukti bahwa perusahaan dapat melakukan digital transformasi dengan pendekatan marketing kepada konsumen akhir.

“Sejak 2016, kami secara intens bertransformasi untuk lebih dekat dengan costumer, sebelumnya ada distributor dan channel, sekarang bergeser ke end user dengan content marketing dan digital yang terarah,” katanya.

Menurutnya, dengan teknologi digital, perusahaan bisa melakukan strategi marketing dengan efisien dan efektif. Seiring dengan itu, implementasinya lebih baik dan mempercepat bisnis proses. “Tujuan akhirnya daya saing atau competitiveness perusahaan makin meningkat,” ujarnya.

Sebagai bukti manfaat digital marketing, lanjut dia, Semen Gresik mampu mempertahankan pangsa pasar secara nasional pada 2016. Padahal, kondisi bisnis industri semen di 2016 sangat menantang dengan pengaruh kelebihan pasokan (oversupply), banyak pendatang baru, kemudian dominasi dari manufaktur asing, serta pertumbuhan pasar yang relatif flat justru negati.

“Kami bisa bertahan dengan market share yang sama yakni 22,6% untuk Semen Gresik saja,” kata Saifuddin.

Bahkan, lebih khusus di pasar semen di Pulau Jawa, Semen Gresik dapat melampaui market leader. Pada 2015, Semen Gresik hanya menempati market leader nomor dua di Pulau Jawa.

“Tapi pada 2016, kami bisa melampaui pesaing nomor satu dengan market share 37%. Ini bukti digital marketing dapat mendorong pangsa pasar kami,” ucapnya.