REMBANG – PT Semen Gresik memiliki resep khusus untuk mempererat jalinan komunikasi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Kabupaten Rembang. Caranya dengan pertandingan bulutangkis persahabatan bareng pimpinan serta karyawan perusahaan pelat merah yang ada di Kota Garam.

Sejak awal tahun hingga pertengahan Januari ini, Semen Gresik sudah dua kali menggelar laga persahabatan bulutangkis dengan BUMN. Pertama kali laga dengan Perum Perhutani KPH Mantingan yang digelar di Gedung Olahraga Firbi Rembang. Hadir dalam pertandingan persahabatan ini Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana; Kepala Unit Keamanan Aris Syamsu; Kepala Seksi CSR Abdul Manan dan karyawan lainnya. Sedang dari Perum Perhutani KPH Mantingan hadir Administratur (Adm) Widodo Budi Santoso dan jajarannya.

Setelah itu laga serupa juga digelar dengan jajaran PT Pembangkitan Jawa Bali UB JOM PLTU 1 Rembang, Jawa Tengah di lapangan Gedung olahraga Firbi. Tim Semen Gresik hadir dengan personel komplit seperti saat laga dengan Perhutani. Sedang dari PLTU Sluke diperkuat GM PT PJB UB JOM Ubaedi Susanto dan jajarannya.

Laiknya pertandingan bulutangkis, laga persahabatan ini juga berlangsung seru. Namun juga gayeng dan penuh canda tawa. Maklum saja mayoritas pemainnya adalah kalangan yang sudah berumur. Dan mereka juga bukan atlet bulutangkis profesional.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan pihaknya berkomitmen menjalin relasi dan kerjasama sinergis dengan berbagai elemen yang ada di Kabupaten Rembang. Mulai dari jajaran pemkab dan forkompinda, tokoh lintas agama, media, kalangan pendidikan, komunitas anak muda dan lain sebagainya. Termasuk dengan jajaran BUMN yang ada di Kabupaten Rembang.

Khusus kalangan BUMN, selain secara formal secara kelembagaan, juga dilakukan dengan cara bermain bulutangkis bersama. Meski sifatnya non formal, tapi resep ini ternyata juga efektif untuk menguatkan jalinan relasi antar BUMN tersebut.

“Intinya kegiatan ini untuk membangun keakraban dan komunikasi. Dari proses itu kita juga bisa berbicara hal-hal untuk kemajuan Rembang sesuai dengan bidang kami masing-masing,” kata Gatot, Rabu (16/1/2019).

Dipilihnya bulutangkis sebagai kegiatan untuk merekatkan hubungan antar BUMN bukan tanpa alasan. Selain bagus untuk kesehatan, bulutangkis juga dikenal sebagai cabor yang butuh konsentrasi tinggi, fisik prima, kerjasama (ganda) dan sportivitas. Diharapkan nilai-nilai yang terkandung dalam bulutangkis itu juga bisa diterapkan untuk membangun kinerja positif di lingkungan kerja masing-masing. “Jadi manfaatnya dobel. Bisa untuk pribadi maupun institusi,” ujar Gatot.

Rencananya, pertandingan persahabatan bulutangkis ini akan terus diagendakan secara rutin dengan berbagai BUMN lainnya di Rembang. Polanya dibuat bergiliran dan bergantian. Terkadang Semen Gresik menjadi tuan rumah. Namun nanti juga giliran menjadi “tamu” BUMN tertentu.

“Kuncinya komunikasi. Kalau bisa berjalan baik maka akan lebih banyak hal positif yang bisa kita lakukan untuk kemajuan perusahaan maupun masyarakat Rembang,” tandas Gatot. (liez)