REMBANG – PT Semen Gresik kembali berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Rembang. Langkah ini diharapkan berimbas positif untuk kelancaran arus lalulintas, keselamatan pengendara serta menggerakkan berbagai sektor di Kota Garam.

Ruas jalan yang dibangun berada di kawasan Galonan – Tireman. Ruas jalan alternatif ini menghubungkan jalur pantura dengan jalan provinsi Rembang – Blora. Infrastruktur jalan ini juga menghubungkan sejumlah desa antar kecamatan di Kabupaten Rembang. Kegiatan pembangunan infrastruktur ini sudah dimulai sejak Minggu (10/2) dan ditargetkan rampung pada akhir Februari mendatang.

“Target pengerjaan pembangunan jalan kali ini sepanjang 1,3 kilometer. Material yang kita gunakan batu belah sebanyak 152 m3 dan material CTB 71 m3,” kata Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik, Kuswandi, Rabu (13/2/2019).

Jalan alternatif Galonan – Tireman berstatus jalan kabupaten. Tahun 2018, Pemkab Rembang selaku penanggung jawab sudah mengucurkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk pembangunan infrastruktur tersebut. Sedang Semen Gresik berkomitmen mendukung pembangunan tersebut dengan mengucurkan anggaran hingga miliaran rupiah.

Pertama kali anggaran CSR yang dikucurkan Semen Gresik Rp500 juta. Sedang tahap kedua berupa pengaspalan dan pengecoran anggarannya mencapai Rp3,57 miliar. Dan tahap ketiga dana yang dikeluarkan digelontorkan sebesar Rp525 juta. Panjang jalan yang diaspal tahap ketiga sepanjang 85,7 meter dan lebar 7 meter yang tersebar di dua titik di Desa Tireman. Kali ini, anggaran yang dikucurkan mencapai Rp130 juta. Upaya yang dilakukan berupa penambalan lubang jalan dengan material batu belah plus pengunci material CTB (pasir semen).

Ruas jalan yang “dipoles” Semen Gresik memang tergolong strategis di Rembang. Selain kawasan usaha dan tempat publik, di sepanjang jalan alternatif itu juga terdapat pemukiman penduduk. Selain itu juga ada Perumahan Kartika Bhayangkara Residence yang Senin (11/2) baru saja diresmikan oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. Perumahan ini diperuntukkan bagi anggota Polri/TNI yang ada di Kota Garam.

Kuswandi berharap upaya yang dilakukan perusahaan semen terkemuka ini tidak hanya melancarkan akses lalulintas dan keselamatan pengendara saja, namun juga mampu mempercepat pembangunan daerah yang ujungnya bisa mendukung akselerasi perekonomian Kabupaten Rembang secara luas.

“Ini bentuk sinergi yang positif antara Semen Gresik, pemerintah daerah dan elemen lainnya agar upaya ini memberi kemanfaatan bagi banyak pihak,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Rembang AKP Roy Irawan mengapresiasi upaya yang dilakukan Semen Gresik. Sebab jalan alternatif Galonan – Tireman merupakan infrastruktur penting di Kota Garam. Jika terjadi ketersendatan arus lalulintas di jalur pantura, maka kendaraan bisa dilewatkan ke jalan alternatif Galonan – Tireman tersebut.

“Upaya Semen Gresik patut diapresiasi. Karena kalau arus lalulintas lancar maka itu juga mempengaruhi sektor lainnya, begitu juga sebaliknya,” tandas Roy Irawan. (liez)