REMBANG – Proses perbaikan jalan yang dilakukan PT Semen Gresik di kawasan Galonan – Tireman, Rembang akhirnya rampung. Upaya ini diharapkan berimbas positif untuk kelancaran arus lalulintas, keselamatan pengendara serta sekaligus menggerakkan berbagai sektor di Kota Garam.

Ruas jalan yang Galonan – Tireman termasuk infrastruktur penting karena menghubungkan jalur pantura dengan jalan provinsi Rembang – Blora. Ruas jalan ini juga menghubungkan sejumlah desa antar kecamatan di Kabupaten Rembang. Kegiatan pembangunan infrastruktur ini sudah dimulai sejak Minggu (10/2). Ruas jalan yang diperbaiki sepanjang 1,3 kilometer. Material penambalan dengan batu belah dan pengunci pasangan batu menggunakan CTB (pasir semen). Setelah itu dipadatkan dengan alat berat.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik, Kuswandi mengatakan ruas jalan Galonan – Tireman merupakan infrastruktur yang tergolong strategis di Rembang. Selain kawasan usaha dan tempat publik, di sepanjang jalan alternatif itu juga terdapat pemukiman penduduk. Selain itu juga ada Perumahan Kartika Bhayangkara Residence yang diperuntukkan bagi anggota TNI/Polri.

Praktis, tiap hari, berbagai kendaraan baik milik pribadi, perusahaan swasta maupun instansi pemerintah melintasi ruas jalan umum tersebut. Meski begitu, pihaknya tetap menunjukkan kepedulian saat ruas jalan itu mengalami kerusakan. Upaya ini sebagai bentuk kontribusi positif Semen Gresik untuk menunjang berbagai sektor yang ada di Kabupaten Rembang dan kawasan sekitarnya.

“Biaya untuk perbaikan ruas jalan Galonan – Tireman kali ini mencapai ratusan juta. Dan itu semuanya dari anggaran CSR PT Semen Gresik,” kata Kuswandi, Rabu (20/3/2019).

Ruas jalan Galonan – Tireman berstatus jalan kabupaten. Tahun 2018, Pemkab Rembang selaku penanggung jawab sudah mengucurkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk pembangunan infrastruktur tersebut. Semen Gresik juga berkomitmen mendukung pembangunan tersebut dengan mengucurkan anggaran yang jumlah totalnya mencapai miliaran rupiah.

Pertama kali anggaran CSR yang dikucurkan Semen Gresik Rp500 juta. Sedang tahap kedua berupa pengaspalan dan pengecoran anggarannya mencapai Rp3,57 miliar. Dan tahap ketiga dana yang dikeluarkan digelontorkan sebesar Rp525 juta. Panjang jalan yang diaspal tahap ketiga sepanjang 85,7 meter dan lebar 7 meter yang tersebar di dua titik di Desa Tireman.

Kuswandi berharap upaya yang dilakukan perusahaan semen terkemuka ini tidak hanya melancarkan akses lalulintas dan keselamatan pengendara saja, namun juga mampu mempercepat pembangunan daerah yang ujungnya bisa mendukung akselerasi perekonomian Kabupaten Rembang secara luas.

“Semoga upaya ini memberi kemanfaatan bagi banyak pihak,” jelasnya.

Terpisah, Kasatlantas Polres Rembang AKP Roy Irawan mengapresiasi upaya yang dilakukan Semen Gresik. Selama ini, jika terjadi ketersendatan arus lalulintas di jalur pantura, maka pihaknya mengandalkan ruas jalan Galonan – Tireman sebagai jalur alternatif untuk mengurai potensi penumpukan kendaraan di jalan nasional tersebut.

“Pihak kepolisian sangat mengapresiasi upaya Semen Gresik. Sektor pendidikan, kesehatan dan lainnya juga dipengaruhi daya dukung infrastruktur jalan. Kalau tak ada masalah maka sektor lain ikut lancar,” tandasnya. (liez)