Sorry, this entry is only available in Indonesian. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

REMBANG – PT Semen Gresik mendukung Gerakan Gotong Royong Bhakti Alam yang digelar di Lapangan Desa Jati Mudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Kamis (28/3). Selain berguna menguatkan nilai dan budaya gotong royong, kegiatan peduli lingkungan ini juga bermanfaat untuk mengurangi potensi terjadinya berbagai bencana alam di kawasan tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Rembang H Abdul Hafidz, Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang Suharso, perwakilan PT Semen Gresik, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar dan berbagai elemen lainnya.
Semen Gresik berkontribusi menyiapkan 400 bibit pohon alpukat dan pucuk merah untuk ditanam saat Gerakan Gotong Royong Bhakti Alam. Aksi penanaman pohon tak hanya dilakukan oleh pejabat atau tamu undangan saja. Namun juga oleh seluruh peserta dan warga yang hadir di Lapangan Desa Jati Mudo. Tiap orang menanam satu pohon.
Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengapresiasi kegiatan ini. Hanya saja pihaknya berharap agar kegiatan ini tak hanya seremonial penanaman saja. Namun juga harus diikuti dengan gerakan merawat pohon yang ditanam.
Menurut Hafidz, jika pohon tersebut hidup maka akan memunculkan beragam manfaat. Mulai mengurangi panas bumi, menahan air sehingga tak mudah longsor, penambah oksigen, membuat kawasan hijau, teduh serta asri. Tak hanya itu, juga ada imbas positif ekonomi. Sebab pohon yang ditanam ada juga kategori buah-buahan yang bisa dimanfaatkan hasilnya.
“Jadi menanam ini artinya juga harapan bagi masyarakat baik sisi ekonomi maupun sosial. Alam itu bukan warisan nenek moyang tapi titipan anak cucu makanya harus kita jaga dan rawat bersama,” kata Abdul Hafidz.

Selain kegiatan penanaman pohon, kegiatan ini juga kian semarak dengan aksi pungut sampah. Tak hanya itu, juga ada penebaran bibit ikan nila dan mujaer di embung Desa Jati Mudo.
Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik Kuswandi mengatakan UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengamanatkan jika seluruh elemen memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk bersama-sama menjaga alam dan lingkungan.
Pihaknya mendorong agar kegiatan menanam, merawat dan bersih-bersih lingkungan ini bisa terus digaungkan untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam melindungi dan menjaga lingkungan hidup.
“Semen Gresik siap mendukung kegiatan seperti ini karena itu bagian wujud gerakan cinta dan peduli lingkungan. Dan tak kalah pentingnya kegiatan ini juga bisa menguatkan semangat gotong royong kita,” ujar Kuswandi.
Salah seorang pelajar SMP N 1 Sulang, Nazikha Yogi Noviana Putri mengatakan senang bisa ikut dalam kegiatan ini. Ia juga jadi terdorong ikut menanam dan merawat pohon di sekitar rumah tinggalnya.
“Kegiatan seperti ini positif untuk kalangan generasi milenial seperti saya,” tandas Nazhika. (liez)