Sorry, this entry is only available in Indonesian. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

REMBANG – PT Semen Gresik menggelar berbagai kegiatan positif selama bulan Ramadan 1440 H. Mulai dari kajian keislaman hingga kegiatan sosial santunan untuk ribuan anak yatim piatu. Selain untuk menghormati bulan suci, kegiatan tersebut juga diharapkan kian menebalkan wawasan dan ketaqwaan serta menumbuhkan semangat berbagi karyawan perusahaan persemenan terkemuka ini. Seperti apa?

Kajian tafsir Alquran yang dipandu Gus Salman terdengar memenuhi ruang salat Masjid Al Hikam komplek PT Semen Gresik Pabrik Rembang. Lewat speaker yang terpasang di bagian menara masjid, suara pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah, Ngadipurwo, Blora itu juga menggema ke seluruh penjuru perusahaan persemenan yang tergabung dalam holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ini.

Kitab tafsir yang dikaji Gus Salman adalah Tafsir Al Jalalain. Di kalangan ponpes di Pulau Jawa, kitab tafsir klasik Sunni yang disusun oleh dua ulama Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin As-Suyuthi ratusan tahun lalu ini memang sangat familiar dan banyak dijadikan rujukan untuk memahami kandungan makna Alquran. Cara yang dipakai Gus Salman layaknya kebiasaan di ponpes. Satu persatu kata dalam kitab tafsir itu dibacakan dalam bahasa jawa laiknya “ngaji” kitab kuning dengan metode Bandungan.

“Alquran turun pertama kali saat Ramadan. Selain sebagai petunjuk, Alquran juga berfungsi sebagai pembeda antara yang hak dan batil. Kita bisa belajar banyak hal dari Alquran, makanya harus terus kita kaji,” kata Gus Salman, baru-baru ini.

Kajian Tafsir Al Jalalain digelar tiap Selasa ba’da Dhuhur. Selain itu, tiap Kamis ba’da Dhuhur juga ada kajian Fiqh dan Hadits yang diampu KH Ali Muhtarom. Pengasuh Ponpes Alhamdulillah, Kemadu, Sulang, Rembang ini mengkaji kitab Nihayatuz Zain fi Irsyadil Mubtadiin. Ia juga banyak membahas tentang hal-hal keseharian. Menurutnya aktivitas harian juga bisa bernilai ibadah jika memang diniati untuk Alloh SWT.

“Ibadah itu tidak hanya di masjid. Anda beraktivitas di tempat kerja, jalan, rumah dan tempat lainnya itu juga bisa bernilai ibadah,” jelasnya.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan Ramadan adalah bulan suci nan mulia. Oleh karena itu, Semen Gresik menggelar berbagai kegiatan yang positif, bermanfaat dan sesuai dengan tuntunan agama.

“Semoga tidak hanya menggenjot kualitas kesalehan personal namun juga sosial. Ujung dari proses ini, kian mempertegas jika kehadiran Semen Gresik memang membawa kemanfaatan bagi berbagai elemen yang ada di sekitar,” tandas Gatot. (liez)