Sorry, this entry is only available in Indonesian. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

REMBANG – Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Polres Rembang di Lasem termasuk salah satu lokasi vital selama arus mudik dan balik Lebaran 1440 H. Pospam ini merupakan salah satu dari tiga pospam yang pembangunannya didukung penuh oleh PT Semen Gresik.

Pospam yang berada tepat di belakang Masjid Agung Lasem ini dijaga 24 petugas gabungan jam nonstop. Selain arus mudik dan balik Lebaran, pengamanan petugas pospam juga untuk para peziarah yang menziarahi makam ulama dan bahkan pendiri NU yang dimakamkan di komplek Masjid Agung Lasem.

Pospam ini dijaga sejumlah petugas dari Polres Rembang. Kepala Jaga Regu Tiga di pospam ini adalah Ipda Margo Susilo. Sebagaimana di tempat lain, Pospam 2 Lasem ini juga dilengkapi dengan infografik pemetaan kerawanan lantas maupun kriminalitas dalam tabel Panel Data. Di dalamnya berisi Anatomi Kerda, yakni jenis kerawanan dan cara bertindak. Lalu ada juga peta dinamika khusus untuk wilayah Lasem.

Di Pospam 2 Lasem juga terdapat daftar telepon penting yang dibutuhkan untuk penanganan darurat. Di antaranya yakni nomor telepon Polres Rembang, pemadam kebakaran, rumah sakit, derek Dishub Rembang, BPBD, serta PLN Rembang.

Tidak hanya Rembang, namun di daftar nomor telepon penting itu juga terdapat instansi luar daerah seperti Satlantas Pati, Satlantas Blora, serta Satlantas Tuban. Hal itu tentu untuk memudahkan komunikasi dalam kondisi darurat. Sebab, daerah-daerah itulah yang berdekatan dengan Rembang.

Infografik lainnya yakni peta rawan laka dan peta daerah rawan mavet. Untuk rawan laka, setidaknya ada enam titik lokasi berdasarkan infografik tersebut. Keenamnya yakni Desa Pandean Rembang KM. 111 SMG, Desa Sendangmulyo Lasem KM.138 SMG, Desa Tasiksono Lasem KM. 126 SMG, Desa Pandangan Kulon KM.153 Semarang, Desa Kalipang Sarang KM.152 SMG, serta Desa Sendangmulyo Sarang, KM. 155 SMG.

Untuk diketahui, pada Lebaran kali ini, Semen Gresik Pabrik Rembang setidaknya memberikan bantuan untuk tiga Pospam di Rembang. Selain di Lasem, Semen Gresik Pabrik Rembang juga turut memberikan bantuan logistik Pospam di Kecamatan Bulu dan Kragan.

Ipda Margo Susilo menuturkan, ada banyak fungsi dengan didirikannya Pospam 2 Lasem tersebut. Selain membantu kelancaran lalu lintas, dengan adanya Pospam juga dipastikan akan lebih sigap mengatasi kriminalitas.

”Kemudian juga membantu kegiatan masyarakat, melakukan pengamanan, misalnya pembagian takjil, atau kalau ada pengajian. Intinya begitu,” paparnya.

Dalam setiap regu, tutur Ipda Margo, ada delapan personil petugas. Sehingga, dengan total tiga regu, ada 24 personil yang bertugas. Tidak hanya dari kepolisian, Pospam juga mendapat bantuan dari Kodim, Senkom, Dinas Perhubungan, Banser, serta tim kesehatan.

”Kesehatan ada, nomor-nomor penting ada. Kita siap untuk masyarakat yang memerlukan bantuan,” terangnya.

Menurut Ipda Margo meskipun dibagi dalam tiga regu, namun sistem penjagaan tidak seperti model shift. Sehingga, saat salah satu regu berada di pos, regu lain berada di lapangan. Pospam disiagakan sejak tanggal 29 Mei hingga 13 Juni.

“Jadi rentang waktunya sekitar dua pekan. Kita akan tetap komitmen memberikan pengamanan dan kenyamanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” tukas Ipda Margo.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik, Gatot Mardiana mengatakan pendirian tiga pospam merupakan bagian dari kontribusi PT Semen Gresik mendukung progam pemerintah khususnya jajaran Polres Rembang selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Karena titik pendirian pospam memang strategis di. Yakni Kragan (arus lalulintas dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur atau sebaliknya); Lasem (penghubung berbagai kecamatan di Rembang bahkan Jatirogo, Tuban) dan Bulu (arus lalin dari Rembang – Blora maupun sebaliknya).

“Karena keberadaan pospam ini bermanfaat bagi masyarakat maka progam serupa akan tetap kita jalankan untuk Lebaran tahun depan,” tandas Gatot. (liez)