Tahun 2020, Indonesia Butuh 120 Juta Ton Semen

Pembangunan pabrik semen Tuban IV oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk sejalan dengan lonjakan tingkat kebutuhan semen di Indonesia di masa depan. Dari tahun ke tahun, tingkat kebutuhan semen terus mengalami peningkatan. Karena itu, sejak dini mesti dipikirkan langkah menambah kapasitas produksi pabrik yang ada atau membangun pabrik baru.

"Pada tahun 2020 mendatang, tingkat kebutuhan semen secara nasional bisa mencapai 120 juta ton", kata Menteri Negara BUMN, Sofjan Djalil ketika mencanangkan pembangunan pabrik Tuban IV milik Semen Gresik di Tuban, Jatim, Kamis (20/8/2009).

Pencanangan itu dihadiri sejumlah pejabat, seperti Gubernur Jatim Soekarwo, Bupati Tuban Haeny Relawati, dan pejabat lainnya. Meneg BUMN menyatakan, tingkat kebutuhan semen yang makin meningkat dari tahun ke tahun selaras dengan tingkat akselerasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. "Langkah tepat bagi manajemen Semen Gresik meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun pabrik baru", tambahnya.

Cuma yang penting, ingatnya, pembangunan pabrik semen baru oleh Semen Gresik mesti mempertimbangkan aspek lingkungan hidup. Sofjan mengatakan, industri semen di waktu lalu dikatakan rawan terhadap keseimbangan lingkungan. "Tadi waktu saya melihat lihat pabrik ini sudah banyak ditanami pohon, tapi mohon makin ditingkatkan. Selain itu, bekas lahan tambang mesti dihijaukan", ingatnya.

Strategi memperhatikan keseimbangan lingkungan itu harus dilakukan, katanya, karena berdasar kajian sebuah lembaga di tahun 2004 lalu, menunjukkan bahwa di Pulau Jawa terjadi kekurangan pasokan air bersih sebanyak 75 juta meter kubik. "Mungkin juga bisa ditanami aren kalau lahannya cocok. Sebab, satu hektare lahan tanaman aren itu mampu menghasilkan 2 sampai 3 mata air", ujarnya.

Selain itu, aspek keseimbangan lingkungan fisik, Meneg BUMN juga mengungkapkan bahwa perhatian terhadap lingkungan sosial juga mesti dicurahkan. Sekarang ini ada kebijakan bahwa 1% sampai 3% keuntungan BUMN dialokasikan untuk program CSR. "Pada tahun anggaran 2009 ini, kontribusi keuntungan BUMN yang diberikan ke APBN mencapai Rp 29 triliun. Itu jumlah yang cukup besar", katanya.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy