2011, SG Konsentrasi Semen Curah

Pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah dan kenaikan harga energi dunia akan menjadi "ancaman" operasional 2011 bagi PT Semen Gresik (Persero), Tbk atau SG.

Pengurangan subsidi BBM, tambah dia, akan berpengaruh pada naiknya biaya transportasi. Karena itu SG akan mengubah pola distribusi semen dengan model yang lebih efisien dibanding model pengiriman in bag atau dalam kantung.

"Kami nanti akan lebih banyak mengirim semen dalam bentuk curah. Sebab, kapasitasnya rendah dibanding dengan model pengiriman in bag melalui jalur laut,  cukup menggunakan kapal kecil," terang Dirut  SG, Dwi Sucipto usai penandatanganan System Aplication and Product (SAP) di gedung utama SG di Jalan Veteran, Gresik, Sabtu (1/2).

Dwi juga mengatakan, SG akan meningkatkan penggunaan energi alternatif dari limbah. "Dengan penggunaan energi alternatif ini, akan dapat mengurangi ketergantungan terhadap batu bara," jelasnya seraya memastikan tidak akan ada kenaikan harga semen yang signifikan di tahun 2011.

Sementara itu, untuk proyeksi tahun 2011, Dwi Soetjipto memprediksi pertumbuhan pasar atau konsumen akan naik 6,5 persen. Dan 2011 ini target produksi SG sebesar 18,5 juta ton dalam setahun. "Naiknya harga komoditi, seperti tambang dan batu bara akan meningkatkan daya beli masyarakat, dan dampaknya akan lebih banyak masyarakat yang membangun," terangnya.

Sedangkan, khusus ekspor. Tahun 2011 ini, SG hanya akan melakukan ekspor tidak lebih dari lima persen. "Kisaran tiga sampai empat persen dari kapasitas produksi setahun," tukas Dwi Soetjipto.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy