2015, Kebutuhan Semen Capai 56 Juta Ton

Semen Gresik Perkuat SDM

Membaiknya perekonomian yang berimbas pada banyaknya pembangunan properti maupun konstruksi, mengerek permintaan semen dalam negeri. Diprediksi kebutuhan semen domestik pada 2015 nanti akan menyentuh angka 55 juta hingga 56 juta ton.

Sementara tahun ini kebutuhannya masih di level 44 juta ton dengan pertumbuhan permintaan pada semester I/2011 tumbuh sekitar 15 persen. Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk (SG) Dwi Soetjpto mengatakan, untuk mengantisipasi kenaikan permintaan semen domestik tersebut, pihaknya sudah mengantisipasi dengan sejumlah hal. Mulai dari cost produksi yang dibuat efisien namun tetap menghasilkan kualitas semen terbaik, hingga memperkuat sisi sumber daya manusia (SDM) sehingga mereka bisa berinovasi jauh lebih baik lagi. “Kami sangat yakin jika SDM kuat dalam arti memunyai inovasi yang bagus, Semen Gresik akan tetap eksis di tengah persaingan industri semen nasional,” ungkap Dwi di sela buka bersama dengan pimpinan media di Resto Nine, Surabaya, kemarin (15/8).

Dijelaskan dia, saat ini dari total kebutuhan sebanyak 44 juta ton semen dalam negeri, Semen Gresik baru bisa menyuplai sekitar 20 juta ton. Diharapkan tahun depan (2012) produksi Semen Gresik akan meningkat menjadi 25 juta ton seiring pertambahan dua pabrik baru. “Dan pada 2015 nanti kita bisa naikkan produksi lagi menjadi 30 juta ton lebih,” paparnya. Diakuinya, saat ini persaingan industri semen dalam negeri sangat ketat. Banyaknya pabrik membuat kompetisi semakin berwarna, dan hal tersebut justru mensupport setiap pabrik untuk berinovasi dengan menghasilkan semen dengan kualitas terbaik.

Meskipun akan mengalami peningkatan permintaan, tapi Dwi meyakini di tahun-tahun mendatang tidak sampai akan ada impor semen. Karena supply semen dari industri dalam negeri masih bisa mencukupi demand.

 

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy