
Wajah-wajah ceria tampak jelas pada ratusan siswa-siswi SD, SMP, dan SLTA saat menerima bantuan beasiswa dari Lembaga Amil Zakat & Sodaqo (Lazis) pegawai SG yang berlangsung hari Jum’at, 17 Juli 2009 di Wisma A. Yani. Penyampaian yang diserahkan secara langsung oleh Ketua Lazis SG Anang Farid Rifa’i dihadiri Kadiv. Komunikasi Saifuddin Zuhri merupakan bentuk kepedulian pegawai SG terhadap masyarakat di lingkungan perusahaan. Turut hadir orang tua dan pembimbing siswa-siswi serta Ustad Zakariya Ansor dari Gresik.
Menurut Ketua Lazis, pemberian beasiswa bagi anak asuh Lazis ini diberikan setiap 1 tahun sekali. Beasiswa ini meruipakan penyisihan rezeki dari pegawai SG yang terkumpul melalui Lazis SG. Mudah-mudah beasiswa ini dapat bermanfaat dan membantu putra-putri anak asuh untuk keperluan pendidikannya.
Dikatakan A. Farid R., meskipun pemerintah telah mencanangkan program pendidikan gratis 9 tahun, tetapi pendidikan saat ini masih dirasakan cukup berat dan mahal, sehingga masih membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dengan bantuan yang diberikan ini setidaknya akan dapat membantu dan meringankan beban orang tua khususnya untuk biaya pendidikan pada anaknya. “Terima kasih kepada seluruh pegawai SG yang sudi membantu dengan menyisihkan dananya melalui Lazis SG,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Panitia Penyerahan Beasiswa Lazis Aunur Rosydi memaparkan penyerahan beasiswa kali ini diberikan kepada 320 siwa-siswi anak asuh Lazis di lingkungan Gresik yang meliputi 200 siswi dari 37 Sekolah Dasar, 70 siswa-siswi dari 12 SLTP, dan 50 siswa-siswi dari 9 SLTA. Total beasiswa yang dikeluarkan sebanyak Rp 131 juta, dengan berupa souvenir, tas dan buku tulis serta biaya pendidikan.
Ustad Zakariya Ansor dalam ceramah rohaninya menyampaikan, apabila menginginkan menjadi orang yang sukses atau yang beruntung di dunia dan akhirat beberapa syaratnya harus dapat dijalankan. Salah satunya ialah iman kepada Allah SWT. Perlu diingat nikmat Allah yang diberikan kepada kita luar biasa banyaknya, cuman kita tidak pernah menghitungnya, atau pun kalau kita mau menghitung, sungguh kita tidak akan pernah mampu untuk menghitungnya.
Yang kedua, berbuat yang terbaik dan menghormati kedua orang tua, terlebih kepada ibu yang mengandung kita. Selanjutnya yakni anak soleh yang selalu menuntut ilmu pengetahuan. Menuntut ilmu ini bahkan kata Rasulullah, supaya kita mau menuntut ilmu hingga ke negeri Cina. Ini menunjukankan bahwa menuntut ilmu sangatlah penting dan dianjurkan bagi kita semua. “Oleh karena itu kalau anak-anak mau beruntung maka berbuatlah yang terbaik dengan menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya jangan sampai waktu kamu pergunakan yang tidak bermanfaat,” anjurnya.
Selain ceramah rohani, acara ini juga dihibur penampilan dari band Junior Semen Gresik.