Antisipasi Tingginya Permintaan Semen, SG Tingkatkan P2KPT

una mengantisipasi tingginya permintaan semen baik di pasar dalam negeri, Semen Gresik (SG), meningkatkan kapasitas produksinya melalui proyek peningkatan kapasitas Pabrik Tuban (P2KPT).

Dirut PT Semen Gresik (persero) Tbk, Dwi Soetjipto mengatakan proyek P2KPT dilakukan untuk mengatasi tingginya permintaan semen seiring dengan meningkatnya proyek infrastruktur dan properti.

"Kami terus meningkatkan produksi yang dimulai sejak 2008 dari pabrik Tuban I yang semula mampu memproduksi 7500 ton per hari menjadi 9000 ton per hari. Selain pabrik Tuban I, pabrik Tuban II dan III juga ditingkatkan produksinya dari semula 7800 ton per hari menjadi 8200 ton per hari," katanya di sela-sela Peresmian Peningkatan Kapasitas SMGR di Tuban oleh Meneg BUMN, Selasa (21/12/2010).

Melalui proyek ini lanjut Dwi Sowtjipto, Semen Gresik Group (SMGR) maka total peningkatan untuk pabrik Tuban dari semula 8,5 juta ton per tahun menjadi 10,1 juta per tahun. "Ada tambahan sebesar 1,6 juta ton per tahun sehingga total produksi Semen Gresik Group menjadi 20,5 juta per tahun pada tahun 2010," tuturnya.

Ditingkatkannya produksi kata Dwi Soetjipto, Semen Gresik Group juga menambah Coal Mill baru dengan kapasitas 80 ton per jam. "Pembangunan Coal Mill ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dari penggunaan batubara high calory menjadi medium serta low calory," pungkasnya.

Saat ditanya total kedua investasi yang dikeluarkan Semen Gresik terkait dengan proyek ini. Dijelaskan Dwi Soetjipto, investasi menelan Rp 597,6 miliar atau setara dengan USD 34,9 per ton semen. "Jumlah ini masih dibawah investasi untuk pembangunan pabrik baru yang menelan dana sebesar Rp USD 150 per ton semen," ujarnya.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy