BANGUN PABRIK: Semen Gresik Cari Utang Jangka Panjang

Rabu, 18 Januari 2012

Direktur Keuangan Semen Gresik Ahyanizzaman mengatakan jumlah itu merupakan 40%--60% dari kebutuhan total investasi sebesar US$700 juta—US$900 juta. Adapun pembangunan pabrik itu diharapkan dapat terlaksana pada akhir tahun ini.

Dia mengatakan pihaknya masih dalam tahap mengkaji sejumlah sumber pendanaan eksternal yakni penerbitan surat utang (obligasi), pinjaman perbankan, dan export credit agency (ECA). Adapun alternatif pendanaan akan diputuskan pada awal semester II/2012.

“Alternatif dana eksternal ada beberapa. Belum kami tentukan, mungkin awal-awal semester II tahun ini. Yang jelas kami ingin pendanaan yang tenornya 7—10 tahun,” ujarnya, 17 Januari 2012.

Dia mengatakan jika melihat kondisi saat ini, alternatif yang paling memungkinkan adalah obligasi berdenominasi rupiah, melihat sebagian besar pendapatan perseroan diperoleh dalam mata uang rupiah.

Dia juga mengungkapkan jika obligasi dipilih, perseroan akan menerbitkan obligasi berkelanjutan (penawaran umum berkelanjutan/PUB).

“Kalau dilihat memang obligasi paling ideal, karena lebih murah dibandingkan pinjaman. Mungkin kami akan menerbitkan secara bertahap dengan periode 3 tahun,” paparnya.

Dia menyebutkan pabrik itu rencananya akan dibangun di Jawa dan Sumatra dengan kapasitas masing-masing sebesar 2,5 juta ton per tahun. Adapun pembangunan pabrik itu, lanjut dia, diperkirakan butuh waktu sekitar 3 tahun.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy