Sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap warga sekitar khususnya yang berkenaan dengan kesehatan, bertempat di Balai Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek-Tuban, Selasa (19/5), dilakukan bakti sosial pengobatan masal gratis. Bakti sosial ini adalah agenda rutin Semen Gresik yang dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan.
Tidak seperti biasanya, saat pengobatan di Sumberarum dimulai kerumunan warga tidak begitu banyak. “Mungkin karena kondisi perekonomian warga Desa Sumberarum sudah lebih baik, jadi mereka sadar akan kesehatannya sendiri”, ucap Kades Sumberarum, Ciptono, mengomentari minimnya warga yang datang.
Meski terlihat sepi, ternyata sampai acara berakhir jumlah pasien yang datang sebanyak 110 orang, dengan keluhan yang hampir sama, yaitu pegal-pegal, linu, batuk, pilek dan sakit mata, virus yang sedang mewabah di kecamatan Kerek, seperti penuturan dr. Hengky Handoko, dokter RSSG yang saat itu bertugas. Rata-rata warga yang datang adalah golongan lansia dengan keluhan seperti disebutkan di atas.
”Sebenarnya misi kami dalam setiap pelayanan kesehatan tidak hanya memeriksa, mengobati lalu selesai, tetapi lebih dari itu”, ujar dr. Hengky. Yaitu menjaring pasien yang tidak terdeteksi Puskesmas untuk kita sarankan mendapat rujukan ke rumah sakit, tambahnya. ”Jadi yang kita kedepankan adalah koordinasi dengan petugas kesehatan setempat”, ujarnya menekankan.
Warga desa biasanya tidak mau repot dengan prosedur yang mereka anggap mbulet, sehingga mereka malas untuk ke Puskesmas. ”Lain halnya jika mereka kesini, tinggal datang, antri lalu kita periksa dan ambil obat”, tambahnya, dari sini diharapkan kita tahu penyakit yang diderita warga, tentunya saran atau rujukan ini berlaku untuk penyakit yang tidak bisa ditangani ditempat, misalnya katarak, jantung bahkan ginjal, imbuhnya, mencontohkan.
Perlu diketahui, pengobatan masal ini adalah agenda rutin Semen Gresik terhadap warga sekitar pabrik yang berjumlah 24 desa di 3 kecamatan berbeda yaitu Kerek, Merakurak dan Jenu. Masing-masing desa mendapat giliran 2 kali pengobatan gratis setiap tahun, kecuali 4 desa yang masuk ring-1 yaitu Sumberarum, Sembungrejo keduanya di Kec. Kerek dan di Kecamatan Merakurak, Desa Karanglo dan Temandang, empat desa tersebut mendapat jatah 4 kali dalam setahun.
Sebagaimana yang dikatakan Slamet Budiyanto dan Sri Wachyuningsih Staf Bina lingkungan Tuban saat mengikuti Baksos. Perlu diketahui bahwa pada bulan Mei ini sudah terlaksana 3 kali pengobatan gratis yaitu di Pongpongan (12/5), Temandang (14/5) dan Sumberarum (19/5) lalu dan menyusul Glondonggede (26/5).
Sedangkan pada bulan April lalu terlaksana 4 kali pengobatan masal yaitu di Ds. Sembungrejo Kec. Merakurak (21/4), Karanglo (16/4), Kasiman (23/4) dan Jarorejo (30/4) ketiganya di kecamatan Kerek.