Batal Ganti Direksi, Tambah Belanja Modal

JAKARTA : PT Semen Gresik Tbk(SMGR) menyiapkan anggaran USD 900 juta hingga USD 1 miliar atau Rp 8 triliun sampai Rp 9 triliun untuk keperluan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun depan.

Jumlah capex tersebut lebih besar daripada rancangan anggaran yang ditetapkan sebelumnya USD 600 juta. Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) kemarin, pemegang saham sudah menyetujui penambahan capex tersebut.

Sementara itu, agenda pergantian direksi SMGR batal di putuskan karena jumlah pemegang saham yang hadir tidak memenuhi kuorum, sehingga tidak sah untuk mengambil keputusan.

Direktur Keuangan SMGR Ahyanizzaman menyatakan, penambahan capex itu bertujuan untuk membiayai pembangunan sejumlah pabrik dan pembangkit tenaga listrik (power plant) di Tonasa Sulawesi Selatan. “ Selain untuk pembangunan pabrik serta power plant, anggaran tersebut di gunakan untuk akuisisi batubara”, ujarnya setelah RUPSLB di Jakarta kemarin.

Anggaran itu akan dipenuhi dari kas internal serta dana external berupa pinjaman perbangkan maupun penerbitan obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat (USD). Untuk pinjaman, lanjut yani, perseroan akan menggunakan fasilitas pinjaman sindikasi yang masih ada Rp 3,1 triliun. Diantara jumlah tersebut, tahun ini akn di pakai Rp 1,6 triliun sampai Rp 2 triliun. Dengan demikian, tahun depan, fasilitas pinjaman itu masih tersisa Rp 1,1 triliun sampai 1,5 triliun.

Direktur utama SMGR Dwi Sutjipto menuturkan, pembangunan pabrik tuban IV selesai lebih cepat daripada yang diperkirakan. Penyelesaian pabrik tersebut saat ini telah mencapai 93,05 persen. Dengan demikian, Desember 2011, pabrik itu sudah selesai dan bisa mulai beroperasi optimal pada awal 2012 , sementara itu, progress pembangunan pabrik Tonasa V telah mencapai 90,16 persen dan pembangkit listrik Tonasa baru 44,18 persen.

 

 

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy