Benih-Benih Keberhasilan Demplot

Pemanfaatan areal di sekitar tambang atau yang disebut green belt ternyata bukan isapan jempol semata. Sejak pencanangan program Demplot (demontration plot) pada pertengahan bulan Maret 2009 lalu di Desa Pongpongan Kecamatan Marakurak. Seksi Bina Lingkungan Tuban bekerja sama dengan Badan Pelaksana Penyuluhan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kab. Tuban, mencoba memanfaatkan lahan di sekitar areal tambang atau disebut green belt menjadi areal yang bermanfaat untuk warga sekitar mulai menunjukkan hasil.
 
Setelah diadakan peninjauan, Kamis (30/4), ternyata lahan green belt yang dijadikan Pilot Project Demplot sudah kelihatan lebih asri dengan berbagai tanaman didalamnya. Terlihat beberapa jenis tanaman hortikultura tumbuh di sana, dari tomat, kubis, cabe, kangkung, sawi, timun, dll. tampak subur, begitu pula dengan padi yang baru ditanam. Sedangkan untuk tanaman keras (sukun, nangka dan mahoni) baru terlihat setinggi lutut.  Demplot sendiri adalah suatu program reklamasi (pendayagunaan kembali) lahan kosong di sekitar penambangan tanah liat/ batu kapur untuk tetap bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya. 
 
”Ternyata program Demplot ini mulai menunjukkan hasilnya”, kata Slamet Budiyanto, staf Seksi Bina Lingkungan Tuban yang mengikuti peninjauan.
 
Slamet yang saat itu didampingi staf dari BP2KP, Gaguk Sudarno, Kasi. Penyuluhan dan Supriono, Penyuluh Lapangan, terlihat puas sambil memandang hamparan tanaman di areal percontohan.
 
Saat ini ada 8 orang yang menggarap yang semuanya adalah petani sekitar lokasi, mereka sangat senang, karena seluruh kebutuhannya dari benih sampai pupuknya SG yang menyediakan, sedangkan hasilnya untuk mereka. Untuk selanjutnya mereka harus mengusahakan nya sendiri, dan itu bisa diambilkan dari hasil panennya.
 
Sholeh, salah satu penggarap dari desa Pongpongan, tampak senang dengan program ini, karena bisa langsung menggarap dan memanfaatkan lahan yang ada dengan gratis, tanpa ada pungutan apapun. ”Monggo Pak, meniko timun-ipun”, ujar Sholeh sambil menunjukkan timun hasil panen perdananya kepada rombongan.
 
Di tempat  terpisah, Ibnu Prasetyo (1/5), staf Bag. Perenc. & Pengawasan Tambang mengatakan bahwa fungsi dari green belt selain sebagai pembatas tanah antara tanah warga dan tanah SG, juga merupakan peneduh atau penghijauan sehingga nantinya diharapkan tidak akan terjadi erosi atau longsor pada daerah tambang.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy