Berharap Ridho dan BarokahNya

Momen HUT perusahaan memang pantas dijadikan tonggak bagi pegawai untuk mensyukuri segala nikmat yang dikaruniakan Allah kepada per­usahaan, apalagi di tahun ke 51 SG masih diberi limpahan karunia berupa perkembangan perusahaan yang semakin maju dan berkembang.  Tidak hanya itu, perusahaan bahkan mampu mem­berikan banyak manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, juga bagi para pemangku kep­entingan, manajemen dan pe­gawainya.  Ribuan jamaah dengan khidmat mengikuti serangkaian acara dzikir Ghofilin, sholat Tasbih, sholat Hajat serta Sujud Syukur.  Kegiatan yang berlangsung pada 6  Agustus 2008 ini diikuti sekitar 1500 jamaah dari kalangan pegawai SG, anak perusahaan dan keluarganya juga dari mas­yarakat sekitar perusahaan.  Acara yang merupakan perwujudan ung­kapan rasa syukur kepada Allah ini mengundang KH Gus Ali Muhammad,  beberapa habib dan ulama, serta dihadiri Wakil Bupati Gresik HM Sastro Soewito, Dirut Dwi Soetjipto, Dirlitbang dan Ope­rasional Suharto. Pada kesempatan itu Dwi berharap semoga acara ini men­dapat ridho dan barokah dari Allah SWT, mampu me­ningkatkan rasa syukur, se­hingga SG dapat lebih berkiprah sebagai produsen semen yang mampu berperan lebih besar lagi dalam pem­bangunan bangsa dan negara.   Dalam serangkaian kegiatan HUT ini, Dirut juga mengingatkan arti dan peran penting para pahlawan pem­bangunan yang telah mem­pelopori perjuangannya dalam meningkatkan kemajuan per­usahaan,  sehingga saat ini mampu mengharumkan nama kota Gresik  yang telah di kenal ke berbagai negara di dunia.  Saat ini SG tidak hanya menjadi milik bangsa saja tetapi juga dikenal di pasar bursa Internasional. ”SG tidak hanya dominan di dalam negeri tetapi juga sudah dikenal di luar negeri,” ujar Dwi. Tak lupa Dirut juga memohon doa restu dari para ulama dan masyarakat Gresik agar Semen Gresik di masa men­datang bisa semakin ber­kembang dan lebih maju.  Dalam ceramahnya Kyai Gresik, Muchtar Djamil yang sangat familiar dengan perkembangan SG juga berpesan, yang ter­penting dari peringatan HUT adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT agar nikmat tersebut bisa berdaya guna dan manfaatnya berlipat ganda. Agar dalam mengarungi kehidupan bisa meraih ke­bahagiaan & keberkahan, Muchtar menghimbau agar senantiasa mengisi hari-hari dengan selalu berdoa memohon taufik dan hidayahNya. “Sebagai orang yang beriman wajib bagi kita meyakini bahwa semua hasil yang diperoleh adalah dari Allah.  Itulah makna kalimat La haula wala quwata illa billah.  Hanya dengan pertolongan Allah pabrik Semen Gresik bisa menjadi besar,” ujarnya. Kepada hadirin dan khu­susnya pegawai Semen Gresik, Kyai yang mahir membuat istilah-istilah populer diselingi beberapa joke sempat berwasiat: Pertama, jangan meninggalkan Istighotsah artinya terus me­nerus memohon pertolongan Allah, baik secara individu maupun kelompok. Kedua, Istikharah, mohon petunjuk.  Ketiga, Istisaroh (musyawarah), jangan malu-malu untuk mohon masukan dari rekan atau sesama.  Keempat, Istifadah dan kelima Istiqomah, hendaklah dijalankan dengan tekun.   Selain kelima IS itu, menurutnya masih harus dilengkapi dengan DUIT yaitu: Doa, Usaha, Ikhtiar dan Tawakal. ”Semoga SG bermanfaat tidak hanya bagi pegawainya tetapi juga bagi bangsa dan masyarakat pada umumnya,” harap Mukhtar mengakhiri tausiyahnya. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Chabib Umar Shiha.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy