Kembali Semen Gresik akan bertanding mengenai Sistem Mutu Semen Gresik (SMSG) di kancah internasional. Dua grup, 5R dan SS dari Pabrik Tuban yaitu: 5R Budayaku dari Seksi Pemeliharaan Instrumentasi I dan SS Bemo dari Seksi Bengkel Mesin akan bertanding ke perhelatan internasional yaitu International Exposition on Team Excellent (IETEX) 2009 pada 9 s.d12 Juni 2009 ini di Singapura.
Sebagai penyelenggara adalah SPRING (Standards, Productivity and Innovation Board) Singapore. Dengan mengambil tema Innovating Through Teams, perhelatan ini akan mempertandingkan tim atau group yang berkaitan dengan innovation & quality, business strategy, monitoring & evaluating, best practices on teaming, dan lain lain dari group group tingkat negara.
Sebagai pemanasan sebelum group bertanding di Singapura, Jumat (5/6), bertempat di Dormitory Tuban dilaksanakan geladi bersih. Acara dihadiri oleh Enggun Purwoko, Ka Divisi Litbang & Jaminan Mutu dan Joko Sulistiyanto, Ka. Divisi Produksi Semen, serta para undangan lainnya. Dalam sambutannya, baik Enggun maupun Joko memberi selamat kepada kedua tim sehingga bisa bertandang ke tingkat internasional, serta diharapkan untuk menjaga nama baik perusahaan sekaligus negara. Tunjukkan penampilan yang terbaik pada even internasional ini, pesan Enggun saat memberi sambutan pembukaan.
Demikian juga Joko Sulistiyanto, dia berpesan agar aktivitas seperti 5R, SS, GKM atau semacamnya bisa ditularkan ke pegawai yang lain. Sehingga aktivitas continous improvement akan selalu ada, harapnya. Karena, tambahnya, umur peralatan pabrik yang semakin tua, jadi hanya dengan improvement dan maintenance yang terencana keandalan sebuah peralatan bisa selalu terjaga.
Gladi bersih dilanjutkan dengan penampilan masing masing group, yang mendapat giliran pertama adalah group 5R Budayaku. Group 5R yang kelahirannya dibidangi oleh Seksi Pemeliharaan Instrumen I yang dipimpin oleh Dulasib ini mempresentasikan makalah yang berjudul To Increase the Productivity by Implementing 5R Program.
Dengan menerapkan 5R secara simultan dan konsisten, group ini berhasil menekan cost sebesar 36,33 juta, karena kondisi part bisa lebih dimaksimalkan sehingga tidak perlu lagi untuk membeli part baru. Selain itu juga meningkatkan quality, penyusunan spare part lebih rapi sehingga memudahkan saat peralatan akan diperbaiki atau dipakai.
Delivery, lokasi penempatan material lebih mudah sehingga bisa memperpendek waktu pencarian, baik pencarian part maupun manual book. Safety, lokasi penempatan peralatan K3 terjangkau dan penempatannya sesuai sehingga peralatan tidak mudah rusak. Morale, karena lingkungan tertata rapi, secara tidak langsung motivasi kerja pegawai akan meningkat sehingga akan meningkat pula kualitas pekerjaan
Tidak kalah dengan grup sebelumnya, grup SS BEMO, juga menampilkan presentasi yang prima. Dengan mengambil judul Reducing Down Time Frequency of Gouging Proces in Roller HRC, SS BEMO yang dikomandani oleh Bambang Riadi, ini bisa menekan cost gouging roll HRC dari 59 juta menjadi hanya 21 juta, berarti ada penghematan sebesar 64% dari sebelumnya.
Dari sudut deliverynya, berhasil menekan waktu pengerjaan, dari 18 shift menjadi hanya 13 shift. Quality, hasil pengerjaan lebih baik dan sempurna sehingga lebih tahan lama. Safety, saat perbaikan lebih mudah dan lebih aman, sedangkan dari segi morale & environtment, tempat perlatan lebih bersih dan lebih baik sehingga kepedulian pegawai terhadap pekerjaan dan peralatan juga meningkat.
Menyinggung prestasi yang akan diperoleh nanti, baik group 5R Budayaku maupun SS Bemo, akan berusaha menunjukkan yang terbaik, tentang berhasil tidaknya menjadi juara adalah urusan belakangan. Yang jelas kami akan berusaha tampil semaksimal mungkin, ujar Dulasib di sela sela presentasi.
Tetapi secara teknis penampilan secara umum kedua group tadi sudah cukup baik sebagaimana yang dikemukakan Mr. Vincent, tutor bahasa Inggris kedua grup di atas. Saya berusaha untuk mempertahankan style masing masing personil, sehingga keberagaman akan tampak di tiap grup yang menggambarkan keberagaman Indonesia, ujarnya dalam gladi bersih saat dimintai komentarnya.
Sebagai acara penutup, tidak lupa, Enggun berpesan kepada seluruh peserta maupun offisial untuk selalu melengkapi diri dengan dokumen yang lengkap. Karena Singapura adalah negara yang sangat tinggi tingkat kedisiplinannya, jadi jangan sampai terjadi hal hal yang tidak kita inginkan karena hal hal kecil, pungkas Enggun.
Selamat bertanding kawan, semoga sukses!