
GRESIK, 29 JANUARI 2010 : Tahun ini kembali salah satu majalah ekonomi terkemuka dunia, AsiaMoney, memberikan penghargaan kepada para “Corporates Champions and Outstanding Executives” yang dinilai mampu menampilkan strategi bisnis yang jelas, target-target kinerja yang mampu dikomunikasikan dengan baik, serta mampu memanfaatkan peluang di tengah situasi dan kondisi perekonomian yang kurang menguntungkan.
“Kami telah melakukan pooling dengan para “fund manager” serta para analis di beberapa negara Asia, Eropa dan Amerika untuk menentukan perusahaan-perusahaan yang dikelola dengan baik serta para eksekutifnya pada tahun 2009,” ujar Richard Morrow, Editor majalah AsiaMoney seraya menambahkan bahwa untuk “Best managed Company” atau perusahaan yang dikelola dengan baik dibagi menjadi 3 kategori, yaitu Small Cap, Medium Cap dan Large Cap. Sasarannya adalah perusahaan-perusahaan yang berbasis di negara Australia, China, Hong Kong, India, Indonesia, Japan, Korea, Malaysia, Philipina, Singapura, Taiwan dan Thailand.
SMGR, Medium-Cap Corporate of the Year
Tahun 2009 adalah tahun yang cukup sulit, meskipun sebagian berpendapat bahwa secara makro kondisi perekonomian Indonesia relatif lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lainnya.
Dari hasil survey menunjukkan bahwa di tahun 2009 terdapat beberapa perusahaan yang meraih kinerja luar biasa di Indonesia salah satunya adalah Semen Gresik yang terpilih sebagai The Best Managed Medium Company.
Lebih spesifik mengenai Semen Gresik hingga mendapatkan penghargaan prestisius tersebut, sesuai yang dilaporkan dalam majalah AsiaMoney Edisi January 2010, antara lain bahwa kinerja penjualan SMGR berhasil melampaui kinerja industri. Para analis dan fund managers percaya bahwa kemampuan SMGR menunjukkan kinerja terbaiknya dibandingkan para peers-nya di tengah kondisi ekonomi yang sulit karena ditopang oleh kekuatan merek SGGroup serta posisi geografisnya yang menguntungkan.
Beberapa pengamat memperkirakan bahwa peningkatan konsumsi semen di tahun 2010 cukup menjanjikan didorong oleh peningkatan program infrastruktur, sektor properti dan retail sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.