Capex Besar, Saham Semen Gresik Menarik

Pada tahun ini diperkirakan SMGR akan membukukan pendapatan Rp18,9 triliun.

PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) hingga 2014 sebesar US$1,26 miliar.

Porsi terbesar akan digunakan untuk pengembangan kapasitas berupa pembangunan dua pabrik baru di Tuban dan Tonasa dengan kapasitas masing-masing 2,5 juta ton per tahun.

Menurut analis PT BNI Securities, Maxi Liesyaputra, capex perseroan dalam jumlah cukup besar tersebut akan memberikan kontribusi positif dalam menunjang pertumbuhan kinerja perseroan.

"Capex yang akan digunakan untuk pembangunan kedua pabrik tersebut sebesar US$594 juta dengan pembangunan pembangkit listrik di Tonasa US$114 juta," ujarnya melalui risetnya, Rabu 18 Agustus 2010.

Dia menjelaskan, selama 2010 dan 2011, capex yang digunakan porsinya  cukup besar. Tahun ini, Semen Gresik berencana untuk mengalokasikan 32 persen dari total capex atau sekitar US$403 juta. Sedangkan pada 2011 sebesar 30 persen atau US$383 juta.

Selain membangun pabrik, Maxi menuturkan, perseroan mengalokasikan anggaran perawatan dalam jumlah besar yaitu US$227 juta hingga 2014. Perawatan pabrik yang optimal juga sangat diperlukan untuk menjaga tingkat produktivitas.

Sementara itu, perseroan terus mengupayakan untuk mempertahankan pangsa pasarnya sambil meningkatkan profitabilitasnya di tengah kondisi utilisasi produksi yang sudah mencapai tingkat optimal saat ini.

"Pada tahun ini, Semen Gresik diperkirakan membukukan pendapatan Rp18,9 triliun, dengan laba bersih Rp4,15 triliun. Sedangkan target harga sahamnya adalah Rp10.200. Jadi, rekomendasinya buy," kata Maxi.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy