Semen Gresik Anggarkan Capex Rp 4 Triliun di 2010

PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2010 sebesar Rp 3-4 triliun. Belanja modal ini digunakan untuk mengoptimalkan produksi di tiga pabrik utama mereka di Gresik, Padang, dan Tonasa yang ditargetkan mencapai 19,5 juta ton di tahun yang sama.

Demikian disampaikan Direktur Keuangan PT Semen Gresik Tbk Cholil Hasan saat ditemui di kantornya The East Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (26/3/2010).

"Capex tahun lalu kita Rp 1,5 triliun atau 15% dari pinjaman sindikasi Mandiri Rp 12 triliun. Tahun ini akan ada lagi 30% sekitar Rp 3-4 triliun. Sisanya 30% tahun 2011 dan sisanya 2012," ungkapnya.

Sedangkan untuk kapasitas produksi terpasang SMGR tahun 2010 diperkirakan mencapai Rp 19,5 juta ton atau naik naik tipis 500 ribu ton dari tahun sebelumnya, 19 juta ton. Porsi semen Gresik pada tahun ini ditargetkan mencapai 9,1 juta ton. Untuk Semen Padang sekitar 6,3 juta ton dan Semen Tonasa mencapai 4,1 juta ton.

"Secara berturut-turut akan naik 2011 menjadi 20 juta ton dan 2012 menjadi 24 juta ton. Ini dengan selesainya pabrik baru di Tuban dan Tonasa masing-masing sekitar 2,5 juta ton," ungkap Cholil.

Dia menyatakan, untuk kapasitas terpasang industri dalam negeri tahun 2010 diperkirakan mencapai 51,7 juta ton. Ini meningkat 6,5% dibanding kapasitas tahun lalu yang mencapai 49,8 juta ton.

Permintaan semen dalam negeri sendiri diperkirakan mencapai 40,92 juta ton di tahun 2010. Mengalami kenaikan sedikit dibanding tahun sebelumnya, yang sebesar 38,42 juta ton. Sedangkan untuk ekspor, diperkirakan mencapai 3,6 juta ton atau turun dibanding tahun 2009 yang sebesar 4,03 juta ton.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy