Kirab dan atraksi Reog Pudak Arum SG dengan gaya akrobatik dua Ganong, dan suguhan Barongsai serta Marching Band SG menjadikan suasana pembukaan POR(19/6/09), tetap segar dan cukup mengundang perhatian, keluarga besar SG dan masyarakat sekitar.
Sore itu, dipandu derap lantunan irama mars dari Marching Band SG mengiringi langkah barisan kontingen menuju Lapangan Mini Segunting Gresik, tempat digelarnya upacara awal dari serangkaian kegiatan peringatan HUT SG ke 52 .
Sebagai peserta upacara adalah perwakilan kontingen dari berbagai cabang olah raga, seperti: Tenis Lapangan, Tenis Meja, Bola Volley, Bola Basket, Bulu Tangkis, Sepak Bola, Futsal, Golf, Bilyard, Catur, Karate Inkai, Silat Pamor, Satria Nusantara, Perisai Diri, Pendawa, Walet Putih, kempo, Senam Porpi, Senam SKJ dan Jatung Sehat.
Tidak cukup itu, hadirin juga dihibur dengan kesenian Barongsai yang tampil sebagai penutup acara dan disambung dengan penampilan Marching Band SG yang menampilkan beberapa lagu populer dengan kompak. Barongsai sebagai kesenian tua yang kini mulai diminati kembali oleh bangsa kita, khususnya keturunan Tionghoa, Grup Kwan Sing Bio dari Tuban ini menutup atraksinya dengan menerima “angpao” dari jajaran direksi & staf SG yang hadir.
Puncak seremonial pembukaan POR ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wadirut dilanjutkan dengan penyulutan obor yang dibawa atlit panjat tebing nasional Abudzar Yulianto (wakil Indonesia di kejuaraan dunia China), yang juga atlit Swelagiri untuk menyalakan api POR yang terletak di sisi kiri lapangan. Bersamaan dengan itu juga dilepas ratusan balon udara berwarna merah putih dengan logo HUT yang digantungkan, selaras dengan tema HUT: Tiada Henti Membangun Negeri, Memacu Kreasi Anak Negeri.
Wadirut Heru D Adhiningrat dalam sambutannya berharap agar kegiatan POR, sebagai bagian dari hajatan tahunan SG ini, tidak dimaknai hanya sebagai sebuah rutinitas biasa atau menjadi sepenggal asesoris kegiatan perusahaan. ”Namun lebih dihayati sebagai bagian yang bisa dipetik hikmah dan menjadi pelajaran berharga, misalnya nilai-nilai sportivitas, semangat bersaing, berkreasi, berinovasi, pantang menyerah, bertanggungjawab dan dilandasi semangat untuk mengukir prestasi tinggi,” jelasnya.
Ia pun menegaskan bahwa citra korporasi tidak hanya dinilai dari kinerja perusahaan semata tetapi juga dinilai dari prestasi lain serta sikap dan perilaku pegawainya di mata masyarakat luas.
Wujud Tanggungjawab Sosial
Dirut Dwi Soetjipto menyatakan kegiatan POR, lomba dan kegiatan sosial lainnya adalah salah satu wujud tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar. “Sebagai bentuk partisipasi aktif lain yang selama ini telah diupayakan setidaknya akan membawa manfaat bagi banyak pihak yang terlibat,” ungkap Dirut.
Selain itu Dirut juga mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan POR dan sejumlah agenda bakti sosial, berbagai pentas kesenian dan hiburan ini diharapkan akan menimbulkan semangat kebersamaan dengan komunitas dimana perusahaan berada.
Sementara itu, Nugrahadi Ketua Panitia HUT SG ke 52 melaporkan dari 21 bidang pertandingan olahraga, 13 macam perlombaan, 11 kegiatan sosial dan hiburan yang bakal di gelar sekitar 2 bulan di pabrik Gresik dan Tuban. Ia berharap dari ajang pertandingan ini akan muncul atlit-atlit berprestasi lain, seperti yang telah di raih oleh atlit SG saat ini baik dalam pentas nasional maupun internasional.
Seperti penyelenggaraan setiap tahunnya kegiatan peringatan ini tidak hanya dinikmati oleh keluarga besar SG tetapi juga ditunggu-tunggu masyarakat sekitar dari segala lapisan. ”Aktivitas dalam memeriahkan HUT SG ini tentunya juga akan melibatkan instansi, masyarakat sekitar dan beberapa klub olahraga dan juga artis daerah dan ibukota,” tambahnya.