Danareksa Wakili Pemerintah Beli Semen Gresik

Kementerian BUMN akhirnya menunjuk PT Danareksa Sekuritas sebagai wakil pemerintah untuk membeli 1,25% saham PT Semen Gresik (Persero) Tbk yang ditawarkan Rajawali Corporation.

Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengungkapkan pihaknya telah mengajukan nama Danareksa kepada Menteri keuangan untuk membeli saham PT Semen Gresik tersebut.

“ Untuk PPA ((PT Perusahaan pengelola Aset (Persero)), kami persilahkan bernegosiasi dengan Danareksa apabila ingin ikut membeli saham Semen Gresik,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurut Mustafa, pihaknya masih menunggu jawaban dari Menteri Keuangan terkait dengan tindak lanjut Danareksa membeli saham Semen Gresik.

Saham yang akan dijual Rajawali kepada pihak pemerintah dipatok di harga Rp7.000 per saham. Apabila terlaksana, perusahaan milik Peter Sondakh ini akan mengantongi dana sebesar Rp516,93 miliar dari Danareksa.

Sebelumnya, Mustafa Abubakar mengungkapkan pihaknya akan menunjuk salah salah satu diantara dua BUMN yang dinominasikan membeli saham Semen Gresik itu, yaitu PPA dan Danareksa. Dua perusahaan itu menyatakan kesiapannya untuk membeli saham tersebut.

Direktur Danareksa Sekuritas Marciano Herman pesan ini menyatakan pihaknya siap untuk membeli saham Semen Gresik yang ditawarkan oleh Rajawali.

Minat PPA

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PPA Reni O. Rorong menuturkan pihaknya memang menginginkan untuk membeli saham Semen Gresik yang ditawarkan oleh Rajawali.

“Kami masuk untuk membeli jika diberi kesempatan. Bagaimanapun, kami merupakan perusahaan investasi yang bergerak di dalam pengelolaan aset,” tuturnya.
Di luar saham yang akan dibeli oleh Danareksa, Rajawali berhasil menjaring 80 hingga 90 investor menjadi pembeli saham Semen Gresik yang dilepas dalam private placement 1,40 miliar saham pada harga Rp7.000 per saham.

Dari investor itu, terdapat enam pembeli institusi besar, yaitu Fortis Investment, Schroder Investment, Fidelity Investment, PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Persero) (Jamsostek), Genesis Capital Group.

“Mereka membeli saham Semen Gresik yang ditawarkan oleh Rajawali. Namun, persetase saham yang dibeli oleh institusi-institusi itu dibawah 5%, sehingga tidak wajib untuk lapor ke otoritas bursa,” ujar sumber Bisnis.

Menurut dia, perusahaan-perusahaan itu tertarik membeli saham Semen Gresik lantaran dinilai memiliki prospek cerah.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy