Dana Pensiun Semen Gresik Pacu Investasi Saham

Senin, 30 Januari 2012

Hingga akhir 2011, Dana Pensiun Semen Gresik (DPSG) mempunyai dana kelolaan sekitar Rp500 miliar. Tahun ini, DPSG akan fokus meningkatkan investasi dananya pada portofolio saham, reksadana, dan obligasi; sembari secara perlahan mengurangi penempatan dana di deposito.

Direktur Utama DPSG Sunartik Widyawati mengatakan, strategi itu dilakukan untuk mencapai target imbal hasil investasi (return on investment)sebesar 12% pada tahun ini dari investasi di instrumen keuangan. "Tahun lalu ROI kita untuk financial investment sebesar 12%. Tahun ini kita targetkan angka yang sama karena kita memperhitungkan kondisi pasar yang masih fluktuatif," ujar Sunartik kepada wartawan di Gresik, Jumat (27/1/2012).

Sunartik menjelaskan, selama ini penempatan dana pada portofolio deposito mencapai 40%. Secara perlahan itu akan dikurangi karena bunga deposito yang semakin minim. "Kita akan tingkatkan penempatan di portofolio reksadana dari sebelumnya 10% menjadi 15%. Demikian pula saham akan kita tingkatkan. Tahun ini kita juga akan lebih aktif trading obligasi di pasar sekunder," ujarnya.

Pada tahun lalu, sambung Sunartik, DPSG mampu meraih hasil investasi bersih sebesar Rp53,3 miliar atau 109,94 di atas target. Hasil investasi tersebut berasal dari investasi di sektor jasa keuangan dan penempatan saham pada sejumlah anak usaha PT Semen Gresik Tbk. "Sesuai regulasi Dana Pensiun, hasil investasi bersih itu murni kita gunakan untuk kepentingan peserta DPSG dalam pembayaraan Manfaat Pensiun," jelasnya.

Terkait penempatan saham di sejumlah anak usaha atau real investment, sambung Sunartik, menyedot sekitar 30% dari total investasi DPSG. Tahun lalu, imbal hasil investasi untuk real investment tersebut mencapai 9,24%.

"Di antara anak usaha Semen Gresik di mana kami ikut menyertakan modal, tingkat dividen paling tinggi diberikan oleh PT Varia Usaha," ujarnya. Selain di Varia Usaha, DPSG juga menempatkan saham di anak usaha lainnya, antara lain, PT Swabina Gatra, PT Swadaya Graha, PT Varia Usaha Beton, dan PT Konsulta.

Sunartik menambahkan, rasio kecukupan dana DPSG mencapai 117,45% atau disebut pendanaan tingkat I untuk sebuah lembaga dana pensiun. Tingkat I tersebut menunjukkan kesehatan lembaga dana pensiun yang mencerminkan lembaga tersebut tak lagi membebani dana pendiri, dalam hal ini PT Semen Gresik Tbk.

Rasio biaya terhadap total investasi nilai wajar sebesar 1,21%, berhasil ditekan di bawah target 1,86% dan di bawah tahun 2010 sebesar 1,32%. "Tahun ini kami akan tingkatkan efisiensi agar rasio biaya terhadap total investasi semakin susut," jelasnya.

Hingga saat ini, jumlah peserta DPSG aktif mencapai 1,509 orang. Adapun peserta pasif atau pensiunan mencapai 1.253 orang. "DPSG tercatat sebagai pengelola dana pensiun terbesar di area Jatim, Jateng, Bali, dan Nusa Tenggara," kata Sunartik.

 

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy