Direktur Keuangan Semen Gresik Belajar Hadapi Wartawan

UMURNYA bisa dibilang masih muda, belum genap 45 tahun. Namun, Ahyanizzaman sudah mendapat amanat yang tak ringan: direktur keuangan PT Semen Gresik Tbk (SMGR), kelompok perusahaan semen terintegrasi terbesar di Indonesia.

Pria kelahiran 6 Juli 1966 ini resmi diangkat menjadi Direktur Keuangan di perusahaan semen pelat merah itu pada RUPSLB 11 Maret 2011. Sebelumnya, pria berkaca mata ini menjabat sebagai Kepala Divisi Keuangan selama 2006-2010, lalu Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi pada 2010-2011.

Menduduki posisi sentral di sebuah perusahaan terbuka, Ahyanizzaman pun harus berhubungan dengan banyak pihak, mulai dari analis perusahaan sekuritas sampai wartawan. Apalagi, alumnus Universitas Airlangga Surabaya ini menempati posisi direktur keuangan yang mengharuskan dia menjabarkan kondisi dan prospek kinerja perseroan ke publik. "Itu salah satu tantangannya," ujarnya kepada kabarbisnis.com di sela-sela program kemitraan antara Semen Gresik Foundation dan Toyota Motor Manufacturing Indoneia akhir pekan lalu.

Dia mengakui, sebagai direktur keuangan di perusahaan terbuka, tentu saja yang diperlukan bukan hanya penguasaan teknis tata kelola keuangan, tapi juga komunikasi publik. Tujuannya, agar publik luas mengetahui kinerja Semen Gresik yang terus tumbuh.

"Saya masih harus belajar menghadapi wartawan. Pinter-pinter nih wartawan, pertanyaannya menyulitkan, makanya saya harus belajar lagi bagaimana cara menghadapinya," ujarnya sambil tertawa lepas.

Ahyanizzaman mengawali karir di Semen Gresik mulai tahun 1991. Dengan posisi barunya, pria murah senyum ini bertekad untuk terus memperkuat kinerja keuangan SMGR. Dia yakin, berbagai strategi perseroan dalam meningkatkan kapasitas produksi bisa mengerek kinerja keuangan SMGR pada tahun ini. 
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy