4 BUMN Direvitalisasi

Pemerintah merevitalisasi empat BUMN di Jawa Timur, yakni PT PAL Indonesia, PT Kertas Leces, PT Garam, dan PT Boma Bisma Indra, melalui suntikan modal dan pendampingan manajemen.

Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar mengatakan Jawa Timur merupakan provinsi penting karena terdapat 16 BUMN, a.l. PT Semen Gresik, PT Petrokimia Gresik, PT PAL Indonesia, PT Iglas, PT Perkebunan Nusantara X, PT Perkebunan Nusantara XI, PT Perkebunan Nusantara XII, PT Boma Bisma Indra, PT Kertas Leces, PT Garam, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, dan PT Industri Kereta Api.

Menurut dia, sebagian BUMN yang berkantor pusat di Jatim itu memiliki kinerja sangat baik, termasuk di dalamnya BUMN penyumbang laba terbesar yakni PT Semen Gresik.

Namun, kata Mustafa, sebagian perlu direstrukturisasi dan direvitalisasi akibat menderita rugi, meskipun masih memiliki prospek untuk disehatkan. BUMN itu yakni PT Kertas Leces, PT PAL, dan PT Boma Bisma Indra. PT Garam akan ditingkatkan kinerjanya guna mendongkrak produksi garam konsumsi dan garam industri.

BUMN tersebut sebelumnya belum tersentuh kebijakan revitalisasi, padahal kondisi keuangannya sejak lama tidak sehat. "PAL [galangan kapal] dan Kertas Leces [pabrik kertas] kini dalam proses penyehatan, masing-masing disuntik modal penyertaan Rp193 miliar dan Rp175 miliar," ujarnya saat ramah tamah dengan Forum Komunikasi BUMN Jatim, Selasa malam.

Di Jatim terdapat 81 BUMN, di antaranya 16 BUMN berkantor pusat di provinsi tersebut yang tersebar di Surabaya, Gresik, Madiun, Probolinggo, Sumenep, Malang. Seluruh BUMN itu membentuk forum komunikasi yang dikoordinatori oleh PT Perkebunan Nusantara X.

Diprioritaskan

Menurut Mustafa, PAL diprioritaskan penyehatannya sebab merupakan simbol kebanggaan Indonesia, mengingat BUMN itu memiliki kemampuan memproduksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa kapal perang.

Sejak 2005, PAL menderita kerugian dan tahun lalu tidak mampu menerima order akibat fasilitas produksi telah penuh, tetapi BUMN itu tidak mampu menyelesaikan proyek kapal tepat waktu akibat kesulitan likuiditas.

"PPA [Perusahaan Pengelola Aset] telah menjadi kreditor untuk menolong PAL dan kami mendorong bank turut mendanai PAL, supaya dapat menerima order kapal baru," tuturnya.

Kertas Leces pun masuk proses penyehatan sebab masih memiliki prospek. Tingkat utilisasi BUMN yang mengoperasikan pabrik kertas di Probolinggo, Jatim, itu kini hanya 30% dan pasokan bahan bakar gas hanya 50% dari kebutuhan.

"Selain kesulitas likuiditas, Kertas Leces juga kekurangan bahan baku. Kini BUMN ini disehatkan melalui bantuan modal Rp175 miliar," paparnya.

Mustafa menambahkan BUMN lain di Jatim yang akan dievaluasi adalah PT BBI, pabrik komponen pembangkit listrik. BUMN yang mengoperasikan pabrik di Pasuruan, Jatim, itu akan diselamatkan jika hasil evaluasi menunjukkan masih memiliki prospek.

PT Garam yang berlokasi di Kalianget, Sumenep, Madura, juga masuk dalam BUMN yang akan direvitalisasi melalui perluasan laham garam bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy