Efisiensi Dongkrak Laba SMGR

PT Semen Gresik mengalami penurunan pendapatan pada Semester pertama 2010 jika dibandingkan sama tahun lalu. Meski demikian, serangkaian efisiensi yang dilakukan emiten berkode SMGR tersebut mampu mengangkat perolehan laba bersih 8,4 persen, yakni dari Rp 1,5 triliun pada senester I 2009 menjadi Rp 1,63 triliun pada semester I 2010.
Sekretaris perusahaan PT Semen Gresik Tbk Sunardi Prionomurti menuturkan, kenaikan laba di bawah 10 persen itu terkait dengan adanya penurunan pendapatan sekitar 1,5 persen. Jika pada semester I 2009 tercatat 6,77 triliun, pada paro pertama tahun ini terkoreksi menjadi Rp 6,6 triliun.

Sementara itu, jumlah kewajiban SMGR mencapai Rp 4,05 triliun. Rinciannya, kewajiban lancar Rp 3,65 triliun dan kewajiban tidak lancar Rp 412,3 miliar. ”Hal itu disebabkan pos kewajiban Rp 1,4 triliun atau naik sekitar 45 persen dibandingkan pada 31 Desember 2009,” jelasnya di Jakarta kemarin (2/7). Kenaikkan tersebut disebabkan peningkatan utang dividen Rp 1,49 triliun sebagai tindak lanjut hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan tahun buku 2009.

Meski demikian, beban pokok pendapatan perusahaan berhasil di tekan 7,28 persen, dari Rp 3,774 triliun menjadi Rp 3,499 triliun. Penurunan itu dilakukan dengan menekan beban tenaga kerja dan pabrikasi 4,32 persen, dari Rp 3,607 triliun menjadi Rp 3,451 triliun. Imbas nya beban pokok penjualan turun 7,23 persen dari Rp 3,771 triliun menjadi Rp 3,498 triliun

Sebaliknya, laba kotor meningkat tipis 5,61 persen, dari Rp 2,993 triliun menjadi Rp 3,161 triliun. Beban usaha memang meningkat 3,06 persen menjadi Rp 1,111 triliun dari sebelumnya Rp 1,078 triliun. Namun, laba usaha menguat 7,10 persen dari sebelumnya Rp 1,914 triliun menjadi Rp 2,050 triliun.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy