Emiten BUMN Bagi Dividen Rp 2,24 T

Sebanyak enam emiten BUMN akan membagi dividen interim senilai Rp 2,24 triliun untuk tahun buku 2010. Dividen tersebut akan diberikan kepada pemegang saham mulai 29 Desember 2010-2011 Januari 2011.
 
Enam emiten BUMN itu adalah PT Perusahaan Gass Negara Tbk (PGAS), PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
 
Bukit Asam tercatat sebagai emiten BUMN dengan dividen interim terbesar Rp 66,75 per saham. Selanjutnya Semen Gresik Rp 58 per saham, BRI Rp 45,93 per saham, Telkom Rp26,75 per saham, Bank Mandiri Rp 19,64 per saham, dan PGN Rp 10,2 per saham.
 
Direktur Utama PGN Hendi Priyo Santoso mengungkapkan, rencana pembagian dividen interim diputuskan dalam rapat direksi dan komisaris pada 6 Desember. “Dengan dividen interim Rp10,2 per saham, perseroan akan mengalokasikan dana Rp 247,24 miliar,” ungkap dia dalam penjelasan resminya di Jakarta, Senin(6/12).
 
Sesuai rencana, cum (akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen) di pasar regular dan negosiasi dilaksanakan pada 27 Desember 2010. Sedangkan di pasar tunai pada 30 Desember. Untuk ex dividen (awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 28 Desember 2010. Sedangkan di pasar tunai ex dividen pada 3 Januari 2011.
 
“Nama-nama para pemegang saham yang berhak atas dividen interim(recording date) akan diumumkan pada 30 Desember 2010. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 4 Januari 2011, “jelas Hendi.
 
Di lain pihak, Semen Gresik menganggarkan dana Rp344,02 miliar untuk pembagian dividen interim sebesar Rp 58 per saham. Hingga kuartal III-2010, BUMN semen tersebut mencatat kenaikan laba bersih 4,56% menjadi Rp2,52 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 2,41 triliun.
 
“Recording date akan diumumkan pada 30 Desember 2010, sedangkan pembayaran dividen interim akan dilaksanakan 4 Januari 2011,” jelas Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto.
 
Sama halnya dengan PGN, cum dividen interim Semen Gresik di pasar regular dan negosiasi dijadwalkan pada 27 Desember 2010, sedangkan di pasar tunai pada 30 Desember 2010. Sementara itu, ex dividen dipasar regular dan negosiasi pada 28 Desember 2010 dan di pasar tunai pada 3 Janiuari 2010.
 
Sebelumnya, Telkom mengumumkan akan membagikan dividen interim pada 11 Januari 2011. Dividen perusahaan telekomunikasi terbesar di Tanah Air itu sebesar Rp 26,75 per saham atau senilai Rp 526,15 miliar.
 
Rencana pembagian dividen interim telah diputuskan direksi Telkom pada 1 Desember 2010. Dividen tersebut berasal dari perolehan laba bersih  perseroan hinngga kuartal III-2010.

Selain Telkom, Bank Mandiri juga siap membagikan dividen interim Rp 19,64 per saham pada 30 Desember 2010. Hal tersebut berdasarkan hasil keputusan rapat direksi pada 29 November 2010.

Sementara itu, untuk pambayaran dividen interim, Bukit Asam mengalokaskan dana Rp 153,8 miliar atau 11,7% dari total laba bersih hingga kuartal III-2010 mencapai Rp 1,4 triliun. Direktur Utama Bukit Asam Sukrisno mengungkapkan, rencana pembagian dividen interim merupakan hasil rapat direksi dan komisaris pada 29 November 2010.
 
Hingga kuartal III-2010 ini, Bukit Asam membukukan penurunan laba bersih sebesar 38% menjadi Rp 1,38 triliun. Penurunan harga disebabkan oleh penurunan harga jual rata-rata di pasar domestic sebesar 18% dan di pasar internasional 6%. Meski demikian, perseroan mampu meningkatkan volume penjualan Batubara sekitar 12% menjadi 9,78 juta ton.
 
Sebelumnya, sekertaris perusahaan PT Bank Mandiri Tbk Sukoriyanto mengatakan, pembagian dividen interim akan dilakukan pada 30 Desemmber 2010. Hanya saja jumlah total dividen interim tahun buku 2010 belum bisa dipastikan sampai dengan recording date (27 Desember 2010). “Sampai saat ini masih dilaksanakan opsi konversi saham yang mengakibatkan penerbitan saham baru,” kata dia dalam keterbukaaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Dia menyatakan, jika seluruh opsi saham management stock option plan (MSOP) tahap III perseroan habis di konversi, jumlah total saham akan menjadi 20.996.495.869 lembar. Dengan demikian, total dana yang akan dialokasikan untuk dividen interim mencapai Rp 412,43 miliar.
 
Cum dividen (akhir periode pedagangan saham dengan hak dividen) di pasar regular dan negosiasi akan di bagikan pada 21 Desember 2010, sementara di pasar tunai pada 27 Desember 2010. Sedangkan untuk ex dividen (awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen) di pasar regular dan negosiasi akan dibagikan pada 22 Desember 2010, sementara dipasar tunai di bagikan pada 28 Desember 2010.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy