Bersama dengan daerah lain, Bupati Gresik Ir. Sambari Halim Radianto, MSi, mendapat penghargaan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) tingkat nasional. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar bertempat di Hotel Mercure, Jakarta, belum lama ini.
Selain penghargaan sebagai Pembina K3 terbaik tingkat Kabupaten/kota, Pemkab Gresik juga menerima Penghargaan zero accident atas 14 perusahaan. Selain itu, terdapat juga 6 perusahaan yang menerima penghargaan atas penerapan sistem managemen K3 di lingkungan perusahaannya.
Perusahaan yang sukses mempertahankan zero accident dan mendapat penghargaan itu masing-masing PT. Petrokimia Gresik, PT. Petrosida Gresik, PT. Petronika Gresik, PT. PJB UP Gresik, PT. PJB Uphar Wilayah Timur, PT. Liku Telaga. PT. White Oil Nusantara, RS Semen Gresik, PT. Metabisulphite Nusantara, PT. TPC Indoplantic and Chemicals, PT. Petrokimia Kayaku, PT. Siam Maspion Terminal, PT Ispat Panca Putera dan PT. Toppac Purna Cita.
Sementara, 6 Perusahaan yang mendapat penghargaan Sistim Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yaitu, PT. Swabina Gatra, PT. Petronika, PT. Bukitasam, PT. Semen Gresik, PT. Petrokimia Gresik dan PT. Smelting.
Kabag Humas Pemkab Gresik, Andhy Hendro Wijaya mengatakan, penghargaan sebagai Pembina K3 terbaik itu didapat karena Bupati Gresik telah sukses membina K3 di 1500 perusahaan yang ada di Gresik. Sejumlah penghargaan lain K3 itu yaitu untuk 14 Perusahaan berhasil menyabet Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award).
Kategori penerima penghargaan ini adalah, bahwa perusahaan itu berhasil menekan angka kecelakaan hingga nihil. Artinya, selama setahun ini tidak terjadi kecelakaan di tempat kerja, sehingga dapat menekan kerugian-kerugian akibat kecelakaan yang tidak perlu.
Sementara, penghargaan SMK3 diberikan bagi perusahaan telah berhasil menerapkan K3 secara terintegrasi dengan sisitem manajemen perusahaan yang dibuktikan dengan audit oleh Penyelenggara audit independen.