Harga Semen Belum Terpengaruh Batubara

Kenaikan harga batubara antara US$4 dan US$8 per ton dalam sebulan terakhir belum mempengaruhi harga jual semen di Tanah Air kendati dari sisi beban biaya produksi industry mendapatkan tambahan beban baru.

Berdasarkan data harga batu bara acuan (HBA) Desember 2010 yang diterbitkan Ditjen Mineral dan Batu Bara Kementirn ESDM . batu bara kalori 4.200 kcal/kg naik menjadi US$ 52,52 per ton dari semula di level US$48,91 per ton. Untuk batu bara kalori 5.000 kcal/kg naik dari US$62,5 per ton menjadi US$67 per ton pada sebulan sebelumnya.

Kenaikan juga terjadi pada batu bara dengan kalori 6.200 kcal/kg, yaitu dari US$90,5 per ton menjadi US$ 97,70 per ton. Industry semen nasional menggunakan batu bara dengan kalori 4.200 kcal/kg – 6.200 kcal/kg untuk membakar bahan bakunya.

Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia Oerip Timuryono mengatakan kenaikan harga batu bara tersebut pasti memberikan pengaruh terhadap industry, terutama terhadap ongkos produksi . menurut dia, penggunaan batu bara pada industry semen mencapau 30% dari total biaya produksi.

“Batubara itu 30% dari biaya produksi. Jadi, [kenaikan harga batu bara] itu pasti ada pengaruhnya [kepada industry semen] karena ongkos produksi meningkat,” katanya kemarin.

Namun, Oerip mengatakan kenaikan ongkos produksi tersebut belum tentu akan menyebabkan kenaikan harga semen. Kenaikan harga semen, katanya, selain dipengaruuhi oleh kenaikan biaya produksi juga terkait dengan kebijakan dan strategi bisnis masing-masing perusahaan.

“Seberapa pun signifikannya kenaikan harga batu bara itu, untuk masalah harga semennya akan kembali kepada masing-masing perusahaan, mereka akan atur sendiri. Semen itu sudah masuk dalam persaingan bebas sehingga naik dan tidak naik bergantung  pada kemampuan pabriknya. Selain itu,m kalau naik, pasar bisa direbut pesaing bahkan kalau terlalutinggi impor bisa masuk lebih besar,” urainya.

Dia menegaskan sejauh ini belum ada gejala peningkatan harga semen di pasaran domestic ataupun internasional. Industry semen nasional secara keseluruhan memproduksi sekitar 39 juta ton semen per tahun. Dari total produksi tersebut, 36 juta ton diserap oleh pasar domestic, dan sisanya untuk pasar ekspor. Di sisi lain, tuturnya, hingga kini Indonesia mengimpor tidak lebih dari 1,5 juta ton semen.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy