Hari Pahlawan SG Beri Penghargaan 14 Tokoh Pahlawan Jatim, lelang puisi 100 juta untuk Pejuang Veteran

Surabaya - Sebanyak 14 tokoh Jawa Timur menerima penghargaan berbagai bidang dari PT Semen Gresik dalam rangka Hari Pahlawan, Jumat (18/11) malam.

Direktur Utama PT Semen Gresik Dwi Soetjipto mengatakan penghargan ini diberikan dengan harapan bisa membangkitkan kembali jiwa kebangsaan dan nasionalisme.

"Selain itu bisa mengajak masyarakat untuk dapat memahami dan merenungkan makna peringatan Hari Pahlawan," ujarnya ketika ditemui usai pemberian penghargaan.

Dwi Soetjipto mengungkapkan, penghargaan ini juga bisa dijadikan sebagai motivasi generasi muda agar dapat menghargai serta melanjutkan perjuangan para pahlawan.

ke-14 tokoh masyarakat yang menerima penghargaan masing-masing Leo Kristi yang merupakan seniman bangsa, (alm) Gombloh selaku musisi bersejarah, Zawawi Imron selaku penyair, (alm) Rusdi Bahalwan yang mewakili tokoh olahraga.

Dari tokoh lingkungan yakni Prigi Arisandi yang dikenal kompeten terhadap sungai, Sutiani yang juga guru SD, dr. M. Sofyanto sebagai tokoh kesehatan, dan seorang aktivis tenaga penggerak pertolongan korban bencana alam, Ita Listiani.

Tokoh-tokoh lainnya yakni Pengasuh Pondok Pesantren Langitan-Tuban KH Abdullah Faqih sebagai tokoh agama, Ali Musta'in sebagai penjaga pintu air Tambak Wedi Surabaya di kategori pahlawan masa kini, serta Lorenzo mewakili tokoh muda.

Sedangkan tiga lainnya yaitu para pejuang kemerdekaan, yakni Bung Tomo yang juga pahlawan nasional, Hartoyik selaku legiun veteran, dan Is Munandar sebagai veteran perang.

Salah seorang penerima penghargaan, Lorenzo Yauwerissa, mengaku bangga dengan raihan yang diterimanya. Meski masih duduk di bangku SMA, namun prestasinya menulis buku kepahlawanan dinilai layak meraih penghargaan.

"Meski sangat puas, tapi capaian ini akan saya jadikan titik awal dan motivasi untuk berkreasi. Siapa lagi kalau bukan generasi muda yang mencintai dan menghargai jasa pahlawannya," kata siswa kelas XII SMAK Frateran Surabaya tersebut.

Selain itu diselah acara, pemberian penghargaan juga di lakukan dengan pelelangan puisi dengan judul " pahlawan tak dikenal " Karya khairil Anwar dan " Doa Seorang Serdadau Sebelum Berperang " karya WS Rendra dibacakan diatas panggung. Para pejabat SG dan sejumlah undangan tamu mengadakan sumbangan untuk veteran dengan cara puisi yang dibacakan itu kemudian dilelang kepada para tamu yang datang, Usai pembacaan, kedua pembawa acara membuka lelang dengan angka awal Rp 25 Juta.

beberapa tamu mengangkat nomor mejanya untuk meningkatkan harga, setelah naik menjadi RP 75 juta rupiah selang beberapa saat harga mulai menanjak hingga ditutup denagan harga 100 juta rupiah, hasil lelang ini kemudian diberikan kepada penegelola Rumah Singgah Veteran Cacat, Ismoenandar.

" Uang ini untuk membangun Rumah Singgah Veteran Cacat yang sampai saat ini belum terwujud." kata Ismoenandar sesuai acara. Menurut dia selama ini banyak veteran cacat yang yang bahkan tak memiliki tempat tinggal. bahkan Rumah Singgah Veteran Cacat ini pun belum dibangun sama sekali , " yang jelas kami semua bangga dan semangat bahagia dengan anugerah ini, "  imbuh veteran yang juga memiliki cacat di kaki ini.

memang penghargaan ini sengaja ditujukan pada para pahlawan yang masih hidup. " Penghargaan ini sengaja kami berikan kepada para veteran agar pihal lainya juga mulai turut memberi perhatian. Jangan habis manis sepah dibuang ," jelas direktur utama PT Semen Gresik Dwi Soetjipto.
 
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy