Anak perusahaan PT Semen Gresik (persero) Tbk, Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) memperkuat ekspansi usaha di bidang bangunan dan kantor di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Dibukanya usaha bidang bangunan di kota Semarang bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan permintaan bahan bangunan bagi masyarakat di sekitar Kota Semarang dan sekitarnya.
Ketua Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) I Ketut Arsa Putra mengatakan, keberadaan kantor dan bidang usaha bangunan di sana juga untuk memudahkan konsumen terhadap kebutuhan material. "Saat ini KWSG memiliki 41 gudang penyimpanan dan toko yang tersebar di 10 kota besar baik di Jabar, DIY Jogyakarta, Semarang, Kudus, Bali, serta Madura," katanya usai me-launching kantor baru serta penambahan armada truk untuk membantu PT Semen Gresik dalam distribusi produk di kantor KWSG yang berada di Jalan Tauhid Kompleks Perum PT. Semen Gresik, Jumat (9/09/2011).
Ditambahkan I Ketu Arsa Putra, untuk memperkuat usaha di Jateng jajaran pengurusnya juga menambah 11 armada truk baru. "Armada baru ini nantinya digunakan untuk mendistribusikan produk KWSG yaitu semen dan bahan material," tambahnya.
Sementara itu, di tempat yang sama Menkop dan UKM, Syarif Hasan mengatakan, melalui ekspansi usaha ini dirinya berharap KWSG menjadi koperasi yang profesional dan menjadi salah satu koperasi terbaik di dunia. "Saya cuma titip pesan KWSG jangan hanya menjadi koperasi terbesar di Indonesia kalau bisa mendunia," kata Syarif Hasan.
Syarif Hasan juga menjelaskan, dengan menjadi koperasi di level A. Dirinya juga berpesan agar KWSG men-transformasikan ilmunya ke koperasi lain. Pasalnya, dirinya masih prihatin pasca perdagangan bebas AFTA diberlakukan sudah banyak koperasi dari luar negeri masuk ke Indonesia. "Saya berharap KWSG juga mampu bersaing dengan koperasi dari luar negeri," ujarnya.
Diakui Syarif Hasan, saat ini perkembangan koperasi di Jawa Timur, sambung Menkop dan UKM, Syarif Hasan sangat mengembirakan. Sebab, pertumbuhannya sangat pesat serta pengurus maupun pengawasanya sangat antusias dalam membesarkan koperasi. "Sekarang ada sekitar 32 juta anggota koperasi yang perlu disejahterakan agar bisa sejajar seperti koperasi KWSG," pungkasnya.