Menjelang akhir tahun 2009, kinerja penjualan turus menunjukkan prestasinya. Di penghujung tahun ini kembali sebuah rekor penjualan tertinggi kembali dipecahkan oleh jajaran penjulan yakni sebesar 1.016.154 ton untuk periode bulan Oktober. ”Ruaaar biasa”, itulah ungkapan yang pas untuk memberikan apresiasi pada pencapaian ini.
Sebelumnya di bulan Agustus lalu, rekor penjualan tertinggi juga mampu dipecahkan di atas 900 ribu ton. Seiring dengan pencapaian ini, di jajaran produksi juga mampu membuat rekor prestasi pada pencapaian hari operasi di Kiln, dan pencapaian lebih dari 1000 jam nonstop operasi yang berulang-ulang. Bahkan mengakhiri bulan Oktober, di jajaran sistim informasi SG meraih sebuah penghargaan e-Company Award 2009 dalam mengimplementasikan teknologi informasi yang mampu mendorong kinerja bisnis perusahaan.
Sebagai rasa syukur atas keberhasilan pencapaian rekor tertinggi di bulan Oktober 2009 ini, Direktur Pemasaran Irwan Suarly mengajak kepada seluruh pegawai untuk selalu bersyukur kepada Tuhan YME. ”Kita harus tetap bersyukur kepada Tuhan YME, apa pun yang kita kerjakan disini pasti ada dukungan atau berkah daripadaNya,” ungkapnya saat sambutan syukuran pencapaian rekor pada 4 Nopember 2009 di lantai 10 Gedung Utama SG yang dihadiri Direktur Produksi Suparni, jajaran pimpinan perusahaan dan jajaran direktorat pemasaran.
Dalam kesempatan itu Direktur Pemasaran juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran direktorat produksi yang selalu mendukung program penjualan semennya. Menurutnya, tanpa dukungan di jajaran produksi, prestasi ini tak akan dapat tercepai. ”Peran jajaran produksi ini sangat besar, tentunya kalau tidak ada barang tentunya ga ada yang dijual,” jelasnya.
Diakuinya, sukses penjualan ini juga tak lepas dari permintaan pada bulan Oktober terbilang cukup bagus. Hal tersebut tampak jelas dari kepercayaan pasar kepada kondisi sosial masyarakat Indonesia yang cukup baik serta suku bunga perbankan yang relatif rendah dll, sehingga mereka mulai membangun lagi semua rencana-rencana proyeknya. Di sisi lain ia mengingatkan kepada seluruh jajarannya supaya terus dan saling meningkatkan kerjasama internal, kerjasama ini akan dapat menciptakan sebuah empati yang tinggi di antara masing-masing personal. ”Dengan tercipta sebuah empati ini tidak ada seseorang yang lebih penting daripada yang lain, tetapi semuanya adalah yang terpenting,” ujarnya.
Irwan Suarly dalam sambutannya juga memaparkan hasil pertemuannya dengan para investor yang telah dilakukan luar negeri (NDR dan JP Morgan). Menurutnya, mereka sangat terkesima akan kinerja SGG. Bahkan mereka merasa telah ketinggalan kereta akan kinerja perusahaan ini (SGG-red), dan ia tidak memperhatikan progres SG tiga tahun terakhir. ”Gila ada apa dengan Semen Gresik ini? Kenapa bisa begitu?,” tuturnya. Dijelaskannya, bahwa kinerja SGG ini tentunya didukung oleh faktor internal perusahaan yang sangat bagus, terutama dalam kerjasama personal dan faktor pasar yang sangat kondusif di tanah air, namun yang lebih penting adalah SGG tetap fokus dalam menjaga dan meningkatkan revenew.
Sukses pemecahan rekor tertinggi penjualan di bulan Oktober menurut Kadiv. Penjualan Teddy B. Setyadi, dipengaruhi beberapa hal di antaranya kondisi pasar yang permintaannya cukup tinggi dan kerjasama internal serta kerjasama antara divisi yang cukup baik. Dengan semangat holobis kuntul baris rencana penjualan dapat melampaui dengan baik. Meskipun dirasa koordinasi ini yang dilakukan relatif kurang serius tetapi hasil yang didapat sangat luar biasa. ”Dengan semangat holobis kuntul baris rekan-rekan kami dorong terus untuk dapat mengejar pencapaian rencana tersebut, dan ternyata hasilnya setiap hari di atas angka 33,” ujarnya. Acara ini dilanjutkan dengan penandatangan sertifikat rekor tertinggi penjualan dan pemotongan kue rekor oleh Direktur Pemasaran Irwan Suarly yang diserahkan kepada Direktur Produksi Suparni.