Gangguan produksi di semester I menghambat pertumbuhan laba bersih PT Semen Gresik Tbk (SMGR) sepanjang 2010. produsen semen itu mencetak laba bersih Rp 3,63 triliun, hanya meningkat 9,3% dibandingkan keuntungan bersih di 2009.
Pendapatan SMGR bahkan mengalami penurunan. sepanjang 2010, nilai pendapatan SMGR cuma Rp 14,34 triliun, merosot 0,28% per tahun.
Direktur keuangan SMGR Ahyanizzaman menuturkan, gangguan produksi selama tahun kemarin merupakan alasan utama volume penjualan SMGR tertahan di angka 18,5 juta ton. Angkan itu tak beda jauh dengan volume penjualan selama 2009 yaitu 17 juta ton.
Namun SMGR masih bisa menikmati kenaikan laba kotor karena beban pokok penjualan juga merosot. beban kotor turun dari Rp 7,613 triliun di 2009 menjadi Rp 7,53 triliun per 2010. sedang laba kotor tumbuh menjadi Rp 6,81 triliun di tahun lalu dari sebelumnya Rp 6,77 triliun. lba usaha SMGR turun dari senilai Rp 301,71 miliar di 2009 menjadi Rp 224,36 miliar. penyebabnya adalah penghasilan bunga SMGR yang turun 29,59% menjadi Rp 229,53 miliar. Selain itu, biaya bunga meningkat 28,19% per tahun menjadi Rp 26,10 miliar. selama 2009, beban bunga SMGR hanya Rp 20,36 miliar.
Meski hanya menikmati laba bersih yang tipis, pengelola SMGR berjanji tetap membagikan keuntungan ke pemegang saham. tahun sebelumnya, SMGR membagikan 50% dari laba bersih di 2009 dalam bentuk dividen. porsi laba bersih 2010 yang akan dibagikan sebagai dividen belum ditentukan. "Nanti tunggu pemerintah," lanjut Ahyanizzaman.
SMGR juga membutuhkan dana besar untuk menyelesaikan pembangunan pabrik barunyayang berlokasi di Tonasa, Sulawei Selatan. SMGR mengalokasikan dana senilai Rp 2,7 triliun untuk pembangunan pabrik tesebut.
Selain pabrik semen Tonasa, SMGR akan membangun dua pabrik baru lagi di tahun 2012. Anggaran pembangunan kedua pabrik tersebut senilai US$ 700 juta. "kami melirik wilayah Indonesia Barat untuk memenuhi pertumbuhan permintaa. Di pulau jawa, kami sudah punya Tuban," kata Ahyanizzaman.
Rencana besar SMGR lainnya adalah mengakuisisi pabrik semen di Asia Tenggara, seperti di Malaysia, Kamboja, atau Thailand.