Konsisten Lakukan Pembinaan Pemain Usia Dini

Melihat Kiprah PT. Semen Gresik (Persero) Tbk di Usianya Ke-53 Tahun

Perhatian Semen Gresik Kepada lingkungannya diwujudkan dalam berbagai bentuk. Termasuk, kepedulian dalam pembinaan olahraga. Salah satunya diwujudkan dengan pembentukan Bina bola ESGE Tuban.

KIPRAH binabola ESGE Tuban dalam pembinaan sepakbola di Bumi Ronggolawe, Khususnya pembinaan usia muda cukup menonjol. Beberapa pemain asal Tuban yang kini berkiprah di level sepak bola professional juga merupakan jebolan ESGE Tuban. Di antaranya Hendro Siswanto, Dhanu Rosade (Persela Lamongan) dan Gherry SN (mantan striker timnas U-23).

Bina bola ESGE Tuban menjadi jujugan menimba ilmu bagi sebagian pemain usia dini. Saat ini, ada sekitar 200 pemain yang bergabung di bina bola ESGE Tuban, termasuk 15 pemain yang berstatus pemain diklat. Ada beberapa kelompok umur yang dimiliki ESGE Tuban. Diantaranya, U-15, U-14, U-13 U-12, U-10, U-19, dan kelompok pemula. “untuk kelompok pemula itu rata-rata pemain kelahiran 2002 keatas,” katta Ali Effendi, salah satu pelatih ESGE Tuban.

Bina bola ESGE Tuban juga termasuk salah satu SSB yang cukup aktif mengikuti kejuaraan-kejuaraan kelompok umur. Tak hanya di lingkup Jatim, namun juga sempat beberapa kali mengikuti kejuaraan diluar Jatim. Selain itu, SG Tuban juga secara rutin menggelar turnamen kelompok umur sebagai salah satu rangkaian kegiatan memperingati ulang tahunnya. Sayangnya, tim asal tuban kurang mendapat kesempatanmengikuti turnamen tersebut. Padahal, sebenarnya klub-klub di Tuban juga berharap bisa berpartisipasi tampil dalam kegiatan yang diadakan SG.

Tahun ini, SG menggelar turnamen U-12 yang diikuti 16 tim. Yakni, ESGE Tuban A, ESGE Tuban B, Persada gresik,, Satri Muda Bojonegoro, Surajaya Lamongan, Thor’s Tuban, SKB Gudo Jombang, HW Babat, IM Bojonegoro, PSDM Blitar, Triple’s Kediri, Djarum Kudus, SG Gresik, Ngadirejo Kediri, Internal Mojokerto, dan Petrokimia Gresik.

Dalam turnamen yang berakhir minggu (5/12) lalu itu, gelar juara direbut SSB Internal Mojokerto itu menaklukkan PSDM Blitar dengan skor 1-0. Sementara, ESGE Tuban yang menurunkan dua tim ternyata tak berkutik meski main dikandang sendiri. Tuan rumah hanya mampu menebus babak delapan besar dan gagal melangkah ke semifinal setelah ditundukkan PSDM Blitar.

Ketua Pengcab PSSI Tuban, Hadi Tugur saat membuka turnamen SG Cup VIII Jumat (3/12) lalu berharap even tersebut bisa mencetak pemain-pemain berbakat yang bisa memberi sumbangsih bagi pesepakbolaan nasional di masa mendatang. “Sepakbola harus dimulai dari anak usia dini. Belajar sportif dalam bermain,” tuturnya.
 

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy