Konsumsi Semen Nasional Capai 23,3 Juta Ton

Konsumsi semen nasional hingga Juli 2010 mencapai lebih dari 23,3 juta ton atau tumbuh sekitar 10,7%., dibanding periode sama tahun 2009.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Gresik Tbk, Subardi Prionomurti, yang dihubungi wartawan Gresik, Rabu menjelaskan, membaiknya kondisi perekonomian dan makin tingginya permintaan pasar, menjadi pemicu tumbuhnya industri semen dalam negeri.
"Hingga akhir tahun, diperkirakan konsumsi semen mencapai lebih dari 40 juta ton atau tumbuh sekitar 6%-7% dibanding tahun 2009," katanya.
 
Sunardi mengemukakan dalam lima tahun ke depan, permintaan semen dalam negeri akan terus meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 7%-8%, "Artinya, setiap tahun harus ada penambahan kapasitas produksi semen nasional sedikitnya 3,2 juta ton, agar permintaan itu bisa terpenuhi. Kalau tidak ada penambahan, Indonesia akan mengalami krisis semen,” ujarnya menegaskan.
 
Saat ini, kapasitas terpasang produksi semen nasional mencapai 50 juta ton per tahun, dimana 90% pasar dikuasai tiga industri semen besar, yakni Semen Gresik, Tiga Roda, Holchim. Semen Gresik menargetkan bisa menaikkan kapasitas produksi dari 19 juta ton pada 2009, menjadi 19,5 juta ton sampai akhir tahun ini.
”Kami sudah melakukan peningkatan kapasitas produksi di Pabrik Tuban dan Indarung III (Semen Padang), melalui proyek ’de-bottlenecking’,” tutur Sunardi.
 
Selain itu, Semen Gresik juga sedang menyelesaikan pembangunan pabrik baru di Tonasa, Sulawesi Selatan dan Tuban, Jatim, sebagai antisipasi melonjaknya permintaan semen dalam negeri dan menjaga pangsa pasar.
 
Menurut rencana, kedua pabrik yang masing-masing berkapasitas 2,5 juta ton pertahun itu, diharapkan selesai akhir 2011 (Semen Tonasa) dan kuartal pertama 2012 (Semen Tuban). ”kalau kedua pabrik itu sudah beroperasi, produksi Semen Gresik Group secara keseluruhan bisa mencapai 25 juta ton per tahun pada 2013,” ucap Sunardi menambahkan.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy