Konsumsi Semen Nasional Melemah 5,5%

Konsumsi semen nasional sepanjang Januari-Juli 2009 melemah 5,5% dibandingkan dengan periode yang sama 2008 dari 22,303 juta ton menjildi 21,084 juta ton menyusul dampak resesi ekonomi dunia yang memperlemah konsumsi.
 
Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Urip Timuryono menjelaskan melemahnya konsumsi dipicu oleh kerugian perusahaan-perusahaan kontraktor akibat dampak krisis global menyebabkan penjualan semen sejak kuartal 1/2009 tertekan. Selain itu, sulitnya perbankan mengucurkan kredit modal kerja dan tingginya suku bunga pinjaman ikut memperlambat realisasi sejumlah proyek propreti dan infrastruktur. "Namun, secara berangsur, pasar mulai bergairab seiring dengan penurunan BI Rate yang memicu penurunan bunga kredit dan KPR secara bertahap. Pemulihan pasar semen mulai terllhat pada kuartal II/2009," kata Urip kemarin.
 
Meski melemah 5 %, katanya, hingga kini ASI belum merevisi target penjualan semen pada tahun ini sebesar 38 juta ton atau stagnan terhadap 2008. Urip menduga pasar akan cenderung terkoreksi. Namun, ASI belum mengeluarkan besaran resmi penurunan pasar. "Masih akan dibicarakan kepada anggota."
Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk Dwi Sutjipto optimistis pasar semen pada semester II lebih baik dibandingkan dengan semester. II 2009. Dwi menilai, krisis global telah memukul penjualan semen sepanjang semester I. Namun, dalam 2 - 3 bulan terakhir, konsumsi semen menunjukkan tren meningkat terutama dari sektor properti. Selama ini sektor properti memberi kontribusi 70% dan infrastruktur hanya 10%.
 
"Dari gambaran ini kami yakin semester II akan lebih baik. Jika pasar semen nantinya tetap melemah, kami perkirakan pada semester II bisa jadi ada pertumbuhan sekitar 0,3 % dan jika tetap minus hanya 2 % sampai 3 %," terang Dwi. Di sisi lain, ASI mencatat ekspor semen sepanjang Januari-Juli 2009 merosot 17% menjadi 2,386 juta ton dibandingkan dengan periode yang sama 2008 sebesar 2,878 juta ton. Total penjualan semen hingga Juli tercatat mencapai 23,470 juta ton, turun 6,8% dibandingkan dengan kondisi yang sarna 2008 sebanyak 25,182 jutaton.
Meski demikian, penjualan semen secara bulanan mulai menunjukkan peningkatan. Konsumsi semen pada Juli 2009 meningkat 2,8% dibandingkan dengan Juli 2008 dari 3,414 juta ton menjadi 3,51 juta ton. Peningkatan penjualan pada Juli kali ini merupakan pertumbuhan penjualan pertama sepanjang 2009, setelah terpuruk selama 6 bulan berturut-turut.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy