Laba Bersih SG 2008 di Atas Perkiraan

Meskipun krisis keuangan global sempat menghadang di akhir tahun 2008, namun tahun lalu perusahaan masih mampu membukukan kinerja gemilang. Kerja keras dan efisiensi di segala lini serta sinergi yang solid menjadi kekuatan utama dalam pencapaian kinerja perusahaan. Terbukti perusahaan mampu meraup laba bersih sebesar Rp 2,52 triliun atau setara dengan EPS (laba bersih per saham) Rp 426 per lembar saham atau meningkat 42,10 persen dibanding laba bersih tahun 2007 yang sebesar Rp 1,78 triliun.

Direktur Utama Dwi Soetjipto dalam paparan publik kinerja perusahaan kepada kalangan media pada Selasa (17 Maret 2009) di Gran Melia Hotel Jakarta menyampaikan, SG dari hasil penjualan tahun 2008 mampu tercapai sebesar Rp 12,21 triliun. Pencapaian ini meningkat 27,2 % dibanding pencapaian penjualan tahun 2007 sebesar Rp 9,6 triliun. Sehingga laba bersih mengalami peningkatan sebesar 41,3 % dari Rp 2,4 triliun di tahun 2007 menjadi Rp 3,39 triliun di tahun 2008. Sedangkan Ebitda tahun 2008 mampu dicapai sebesar Rp 3,87 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 35,7 % dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 2,85 triliun. Posisi ini meningkatkan cash flow perseroan di akhir tahun 2008 sebesar 2,68 triliun atau naik 26,7 % jika dibandingkan dengan tahun 2007. “Angka ini diluar perkiraan manajemen yang sebelumnya hanya menargetkan laba bersih sebesar Rp 2 triliun,” ungkapnya.
 
Pencapaian kinerja ini merupakan cerminan kerja keras manajemen dan karyawan yang konsisten terhadap profitabilitas, di samping berbagai landasan opersional terus ditingkatkan. “Ini untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan usaha perseroan di masa mendatang,” ujar Dwi.
 
Selama tahun 2008, perseroan mampu menjual semen sebanyak 17,66 juta ton dengan tingkat utilisasi 98,1 %. Penjualan ini sebesar 16,7 juta ton diperuntukkan bagi pasar domestik, sedangkan sisanya untuk pasar ekspor. Sebagai upaya untuk mengantisipasi melambatnya konsumsi semen secara nasional ini, perusahaan akan melakukan berbagai langkah strategis salah satu mengenjot pasar ekspor. Di sisi lain perusahaan juga masih konsisten meningkatkan perannya dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Di samping kinerja tahun 2008, Dirut menyampaikan tekad rencana perusahaan di tahun 2009 dalam memulai pembangunan 2 pabrik baru dengan kapasitas masing-masing 2,5 juta ton/tahun di Pati Jawa Tengah dan Pangkep Sulawesi Selatan, serta pembangunan 2 PLTU dengan kapasitas 70 MW. Pembangunan ini tak menyurutkan manajemen dalam rencana jangka panjang perusahaan meskipun kondisi ekonomi global mengalami krisis yang berkepanjangan. “Ijin Amdal sudah diperoleh, tinggal beberapa kendala pembebasan lahan. Meskipun begitu, persiapan akan tetap jalan terus dan target bisa dimulai tahun ini,’ ujarnya.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy