Laba Semen Gresik dipatok di atas 10%

PT Semen Gresik Tbk menargetkan kinerja tahun ini masih tumbuh di atas 10%, menyusul ekspektasi percepatan stimulus pemerintah menggenjot proyek infrastruktur yang berujung pada kenaikan permintaan semen nasional.

Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto mengatakan optimistis tahun ini masih akan menjadi tahun yang menguntungkan bagi industri semen, sehingga pendapatan dan laba bersih BUMN tersebut masih bisa tumbuh pada 2010 minimal 10%.

"Untuk tahun ini, kami memproyeksikan kinerja Semen Gresik akan tumbuh digit ganda [double digit). Ini berarti bisa di atas 10%," tuturnya, akhir pekan lalu. Dia belum bersedia menyebutkan detail angka pertumbuhan tersebut, meski pada tahun lalu berhasil menumbuhkan laba bersih 32% menjadi Rp3,33 triliun, dibandingkan dengan capaian periode yang sama 2008 senilai Rp2,52 triliun.

Dwi mengatakan pihaknya menyiapkan dana senilai Rp3 triliun-Rp4 triliun untuk belanja modal tahun ini, yang akan digunakan untuk mendanai pembangunan pabrik. Di luar itu, dana tersebut juga bisa digunakan untuk mengakuisisi perusahaan semen lain.

Saat ini, Semen Gresik Tbk masih meminati PT Semen Baturaja dengan melanjutkan studi kelayakannya, setelah secara resmi membatalkan akuisisi PT Semen Kupang. Kedua perusahaan semen milik pemerintah yang tengah direstrukturisasi tersebut ditawarkan kepada Semen Gresik. Kementerian Negara BUMN menyiapkan penguasa pasar semen nasional ini menjadi induk (holding) BUMN semen nasional.

"Kami masih tunggu kebijakan pemerintah untuk menindaklanjuti akuisisi Baturaja," tutur Dwi. Dengan kapasitas produksi mencapai 100% seperti sekarang, manajemen berupaya terus menaikkan kapasitas produksi. Karena itu, pangsa pasar ditargetkan flat atau tidak berubah pada 2010.

Hingga tahun depan, perseroan masih mengandalkan program debottlenecking untuk mengoptimalkan produksi di beberapa unitnya yang sampai sekarang belum maksimal.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy