Lagi, SG Raih Proper Hijau

Sebagai perusahaan publik yang  mengedepankan penglolaan lingkungan dalam oprasional sehari-hari, sangat layak jika kemudian SG menyandang kembali penghargaan yang pernah diperoleh sebelumnya, kembali didapat. Penghargaan yang dimaksud adalah Proper Hijau, setingkat di bawah proper emas. Dengan demikian  sudah empat kali perusahaan memperoleh award tersebut.

Hal ini karena konsistensi perseroan khususnya dalam pengelolaan perusahaan sudah pada taraf taat, memenuhi persyaratan sesuai perundangan yang berlaku, ditambah telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance) di antaranya penerapan AMDAL, pengendalian pencemaran air, emisi udara, limbah B3. Mempunyai sistem pengelolaan lingkungan (SML) termasuk melakukan upaya 4R (reduce, reuse, recycle dan recovery) serta memiliki hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kamuaya, di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (30/11) lalu. Penghargaan diterima oleh Kadep. Jaminan Mutu Enggun Purwoko. “Kreteria Hijau sudah diterima SG sejak tahun 2008 lalu, kami akan terus berupaya untuk menjaga keberlangsungan perolehan predikat ini,” ungkap Enggun.

Berbeda dari ajang tahun sebelumnya, pada tahun ini Kementerian Lingkungan Hidup tidak hanya menetapkan aspek pengendalian pencemaran air dan udara, aspek pengendalian limbah B3 dan aspek penerapan Amdal, tetapi menyertakan juga aspek tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan atau corporate social responsibility (CSR) yang terkelola dengan baik sebagai poin tambahan dalam proses penilaian
Pencapaian kreteria penghargaan tersebut setiap tahun semakin berat dan ketat.

Selain jumlah pesertanya yang meningkat, aspek-aspek dalam penilaian juga bertambah. “Terlihat, tahun ini CSR masuk menjadi bagian dari penilaian. Tentunya, tahun depan aspek yang lain dimungkinkan juga masuk,” tambahnya.

Untuk itu, Enggun berharap kesiapan semua pihak dalam menyongsong penilaian pada tahun-tahun mendatang. “Kita harus siap dan tetap berusaha untuk mencari peluang apa saja yang harus diantisipasi,” imbuhnya. Menurutnya, permasalahan polusi debu dan penanganannya hingga saat ini masih menjadi perhatian utama dalam industri persemenan. “Kalau masalah debu cerobong kita bisa menangani, tetapi kalau itu debu jalan ini yang agak sulit,” ujar Enggun.

PROPER (Program Penilai Peringkat Kinerja Perusahaan) tahun ini diikuti 995 perusahaan dari seluruh Indonesia dengan berbagai bidang industri dan usaha. “Tahun ini peserta Proper meningkat dibanding tahun lalu yang hanya sebanyak 690 perusahaan,” jelas Kabiro Proses Energi dan Pengembangan Lingkungan Rudi Hermawan.

Lebih lanjut dikatakann, hasil penilaian dan pencapaian proper hijau saat ini sebagai rujukan dalam mengevaluasi seluruh program kerja perusahaan. Sehingga kedepan, meskipun CSR masuk dalam aspek dalam penilian, hasil evaluasi itu sebagai langkah awal dalam tindaklanjut perbaikan.

Perseroan sendiri menyadari bahwa pencapaian kinerja finansial tidak akan efektif tanpa didukung kepedulian untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Oleh sebab itu Perseroan mengambil inisiatif memadukan berbagai fungsi pelestarian lingkungan hidup yang terintergrasi ke dalam kebijakan perseroan, penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan dan pengendalian lingkungan hidup.

Keberhasilan pengelolaan lingkungan merupakan pilar dari perwujudan pembangunan berkelanjutan. Oleh sebab itu Perseroan secara sadar dan terencana, memadukan lingkungan hidup termasuk sumber daya, ke dalam proses bisnis untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan.

Sementara itu, program ini dijalankan oleh pemerintah bertujuan untuk mendorong perusahaan  agar taat aturan. Khususnya taat terhadap peraturan lingkungan hidup dalam mencapai keunggulan dengan penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, konvensi sumberdaya dan pelaksanaan bisnis yang beretika dan bertanggungjawab kepada lingkungan masyarakat di sekitarnya melalui berbagai program pengembangan masyarakat.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy