Blue Valley Holdings Pte Ltd, perusahaan milik Peter Sondakh, salah satu orang terkaya di dunia melalui Rajawali Corporation telah merealisasikan penjualan 22,84% sahamnya di PT Semen Gresik Tbk (SMGR) senilai Rp 9,485 triliun. Harga per saham dipatoks ebesar Rp 7.000 per saham.
Transaksi tutup sendiri (crossing) di pasar negosiasi telah dilakukan pada pukul 09.31.01 JATS melalui perantara tunggal broker PT JP Morgan Securities Indonesia (BK).
Jumlah saham yang dipindahtangankan sebanyak 2.710.202 lot atau sebanyak 1.355.101.000 saham. Jumlah tersebut setara dengan 22,84% dari total saham SMGR sebanyak 5.931.520.000 saham.
Harga eksekusi dilakukan pada harga Rp 7.000 per saham. Total nilai transaksi mencapai Rp 9,485 triliun.
Sebelum transaksi ini, kepemilikan Blue Valley di SMGR sebanyak 1.476.948.480 saham (24,9%). Dengan penjualan 22,84% tersebut, kepemilikan Blue Valley tersisa 121.847.480 saham (2,06%).
Berdasarkan data transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Rabu (31/3/2010), kedua pihak yang melakukan transaksi berstatus investor asing (F). Hingga saat ini belum diketahui siapa pihak yang menjadi pembeli saham-saham yang dijual oleh Blue Valley tersebut.
Pemegang saham SMGR lainnya adalah pemerintah RI (51,01%), Deutsche Bank AG (3,32%) dan publik (20,88%).
Blue Valley merupakan salah satu perusahaan yang berada di bawah naungan Rajawali Corporation. Perusahaan yang disebut terakhir merupakan milik Peter Sondakh, yang baru saja masuk dalam daftar orang terkaya versi majalah Forbes. Peter berada di posisi 437 degnan nilai kekayaan US$ 2,2 miliar.
Peter Sondakh sebelumnya juga telah melepas kepemilikannya di PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA) kepada British American Tobacco (BAT). Peter Sondakh berniat fokus ke bisnis batubara.
Grup Rajawali sebelumnya juga melepas 15,97% saham PT XL Axiata Tbk (XL) kepada perusahaan telekomunikasi asal Uni Emirat Arab, Etisalat senilai Rp 4,1 triliun.