Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional ke XVII

 
“Siswa SMK mampu melahirkan karya-karya kreatif dan inovatif yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, mari kita tingkatkan motivasi para peserta didik SMK untuk maju dengan motto “SMK Bisa” sekali lagi “SMK bisa !!”

Demikian sepenggal sambutan yang disampaikan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo ketika membuka Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional ke 17 dan Pameran Kreasi Siswa SMK tahun 2009 pada Kamis malam tanggal 21 Mei 2009 di Arena Pekan Raya (PRJ) hall A,B,C. Hadir pada pembukaan tersebut Dirjen Mandikdasmen Suyanto, Direktur PSMK Joko Sutrisno, mantan Mendikbud Wardiman Djojonegoro dan pengusaha Om Bob Sadino.
   
Menurut Mendiknas Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan tingkat Nasional (LKS SMK ke XVII) dan Pameran Kreasi siswa SMK ini merupakan salah satu instrumen pencitraan untuk pencapaian peningkatan akses dan pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran, sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja dan meningkatkan kerjasama yang lebih erat antara SMK dengan mitra industri. Kami percaya, tujuan tersebut dapat tercapai karena semua stakeholders telah mendukung dan mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.                                                                                                                  
   
Selain itu Mendiknas juga mengharapkan  kompetisi ini mampu mendorong generasi muda untuk menyiapkan diri agar berkiprah di arena kompetisi tingkat Asia melalui Asian Skill Competition (ASC) dan di tingkat International melalui World Skill Competition (WSC).  “Ajang LKS ini dapat pula dijadikan promosi tamatan SMK kepada para pengguna lulusan, sehingga tamatan SMK dapat berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia,” tegasnya.  
   
Bambang Sudibyo juga menyampaikan ratio SMA : SMK pada tahun 2015 nanti akan menjadi 30 : 70. Hal ini disampaikan agar lulusan SMK yang tidak mau langsung masuk ke dunia kerja, bisa melanjutkan ke pendidikan Politeknik. Secara bergurau Mendiknas menyampaikan bagi lulusan SMK bila tidak melanjutkan kuliah bisa membuka usaha secara mandiri dan kalau sudah kaya boleh bercelana pendek seperti Om Bob ini kalau tidak sukses tidak boleh bercelana pendek yang disambut tepukan para undangan, Kepala-2 Diknas Propinsi, Pejabat eselon 1 dan 2 Pengusaha, mitra industri   para juri lomba serta pendamping siswa.
   
Kegiatan LKS ini diharapkan dapat berlanjut di tahun tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak mitra Industri, dan partisipasi pihak Pemda, sehingga harapan terciptanya sumberdaya yang memiliki kompetensi, mencintai bangsa dan negara Indonesia serta mampu berkompetensi di era global dapat terwujud. Pada kesempatan itu, Mendiknas menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada mitra Industri, Instansi terkait, maupun individu-individu yang telah mendukung pelaksanaan LKS dan Pameran ini.
Pada kesempatan pembukaan ini dilakukan peninjauan ke stand Pameran yang merupakan karya siswa SMK diantaranya mobil karya siswa SMKN 1 Singosari Malang diberi nama Digdaya 1,5i dengan logo ESMKA body mobil yang menyedot perhatian pengunjung dan Mendiknas ini dikerjakan secara hand made dengan memakan waktu 78 hari , dan mobil karya SMKN Magelang, Sepeda motor yang bermitra dengan PT Kanzen, Pesawat Terbang berbahan bakar Pertamax Plus diberi nama Jabiru (nama burung asal Australia) rakitan siswa SMK Penerbangan dari Semarang, laptop produk SMKN 2 Cikarang Barat dengan merk Zyrex
   
Pembukaan Pameran Kreasi dan Lomba Kompetensi Siswa SMK 2009 ini dihadiri Staf Divisi Pengembangan Pemasaran Harry Soebagyo yang mewakili undangan dari mitra Industri Semen Gresik yang juga telah membina siswa SMK dan sponsorship Pameran dengan bidang mata lomba Bricklaying dan Wall and Floor Tiling dari 50 bidang mata lomba yang dilombakan mulai tanggal 22 sampai dengan tanggal 24 Mei 2009                                                                                               
Lomba kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) Tingkat Nasional dan Pameran Kreasi Siswa SMK ini diikuti peserta siswa SMK dari pulau Sumatera sampai pulau Irja.yang dihadiri kurang lebih 3.000 terdiri dari siswa, guru pendamping, serta juri. Belum termasuk siswa siswi di DKI yang mengunjungi Pameran dan lomba ini.
   
Menurut Bambang (juri dari VUDC bidang lomba Bricklying) dengan lokasi seluruh bidang lomba yang terpusat di PRJ ini sangat tepat karena memudahkan panitia dan Juri untuk saling koordinasi.  Apalagi stand lomba Bricklaying dan Wall and Floor Tiling berada ditempat yang strategis (di tengah) sehingga pengunjung bisa melihat kegiatan lomba dan secara promosi hal tersebut sangat baik.
   
Lomba Bricklying iini diikuti peserta SMKN dari: Kalsel, Kalteng, Kaltim, DKI, Jabar, Maluku, Maluku Utara, DIY, Banten, Bali, NAD, Sumbar, Bengkulu, KepRi, Bangka Belitung, Jatim, Jateng, Sulteng dan Sulsel. Juri dari Industri Semen Gresik di wakili oleh Soetjipto. Sedangkan pada lomba Wall and Floor Tiling diikuti peserta SMKN dari kota Jakarta, Tangerang, Sukabumi,  Denpasar, Bukit Tinggi, Binjai, Karimun, Langsa, Palangkaraya, Ponorogo, Pati, Wonosari, Banjar Baru, Makasar, Gorontalo, Sulawesi Barat, Tidore dan Jayapura.  Juri dari Industri Semen Gresik di wakili oleh Fajar Soleh.
   
Tujuan diselenggarakannya lomba Kompetensi, Siswa adalah untuk: Meningkatkan citra sekolah Menengah Kejuruan dan mempromosikan perkembangankualitas performasi kerja yang dimiliki siswanya; Memacu setiap SMK meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajarannya sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja; Meningkatkan kerjasama yang lebih erat (Link and Match), antara lembaga pendidikan (SMK), dunia usaha/ dunia industri, dan asosiasi profesi; Memupuk persahabatan dan kerjasama secara nasional dalam membangun pendidikan menengah kejuruan;Menyediakan wahana pengembangan dan pengakuan keunggulan kerja bagi siswa SMK yang memiliki Kompetensi sesuai dengan tuntutan dunia kerja.
   
Tema kegiatan lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional ke XVII di Jakarta adalah: Lomba Kompetensi Siswa SMK Membangun Manusia Indonesia Berdaya saing Global. Indonesia Skills Competition “Winning the Global Competition”
   
Motto LKS-SMK Tingkat Nasional ke XVII tahun 2009 adalah “SMK Bisa” dengan Maskot tangan tergenggam dengan acungan Ibu Jari yang melambangkan keteguhan SMK dalam menjawab berbagai tantangan dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia menuju generasi cerdas, terampil dan kompetitif.
   
Kegiatan LKS SMK tingkat Nasional XVII tahun 2009 dilaksanakan mulai tanggal 20 sampai dengan tanggal 25 Mei 2009 dengan pusat kegiatan di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran Jakarta Pusat.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy