Mengukur Kekuatan Emiten Semen

Analis memperkirakan, penjualan semen tahun ini akan menurun, tapi laba bersih para produsen semen tetap bisa makin tebal. Memasuki semester kedua 2009, penjualan semen masih saja seret. Lihat saja data volume penjualan semen dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI). ASI mencatat, sepanjang Januari-Juli 2009, volume penjualan semen nasional tercatat mencapai 21,084 juta ton. Angka itu menurun 5,5% dari volume penjualan semen di periode yang sama tahun lalu yang mencapai 22,30 juta ton.

Memang ada gelagat penjualan semen mulai meningkat di paruh kedua 2009. Ini terlihat dari volume penjualan semen selama Juli 2009. Pada bulan ini, volume penjualan semen naik 2,8% menjadi 3,51 juta ton ketimbang penjualan bubuk abu-abu pada Juli 2008 yang seberat 3,41 juta ton. Toh, sejumlah analis memprediksi, total volume penjualan tahun ini tetap akan menurun. Analis Kresna Graha Sekurindo Mardesiana, misalnya, menduga volume penjualan semen nasional tahun ini akan turun 5% menjadi sekitar 36 juta ton. Tahun lalu, total volume penjualan semen nasional mencapai 38 juta ton. Adapun Analis Samuel Sekuritas Indonesia Sonny John memprediksi, volume penjualan semen secara nasional. akan turun 4% menjadi 36,5 juta ton. Perkiraan Sonny, volume penjualan semen PT Semen Gresik Tbk (SMGR) akan menyusut 3% menjadi sekitar 17,46 juta ton. Lalu, penjualan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) akan turun 13% menjadi 2,25 juta ton. Sementara penjualan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) akan merosot sekitar 15% menjadi 10,4 juta ton.

Meski volume penjualan turun, bukan berarti kantong para emiten semen itu akan menipis. Menurut Sonny, kinerja produsen semen itu akan tertolong kenaikan harga jual semen pada tahun ini. Ia mencontohkan, pendapatan SMGR tahun ini kemungkinan akan naik 13% menjadi Rp 13,9 triliun. Pun begitu laba bersih produsen semen plat merah ini yang berpeluang melejit 50% menjadi Rp 3,3 triliun. INTP juga mendapat berkah dari kenaikan harga jual semen. Mardesiana memperkirakan, pendapatan INTP tahun ini bisa naik 12,47% menjadi Rp 11 triliun. Sedangkan laba bersih INTP akan meningkat 47,7% menjadi Rp 2,57 triliun. Laba SMCB pun berpeluang terdongkrak berkat kenaikan harga jual semen.  

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy