Menkeu Restui Danareksa Kelola Saham Minoritas

Pemerintah telah menunjuk PT Danareksa (Persero) menjadi pengelola saham-saham minoritas milik pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengirimkan surat resmi kepada Menteri Badan Usaha milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar untuk tujuan tersebut.
 
“Hari ini, Senin (3/5), Menkeu sudah menyetujui supaya saham-saham minoritas pemerintah dikelola oleh Danareksa. Tanggapannya memang positif,” ujar Mustafa di Jakarta, kemarin.
 
Menurut dia, penunjukan Danareksa untuk mengelola saham-saham minoritas yang dimiliki pemerintah bertujuan agar bisa mengoptimalkan potensi penggalangan dana. Pengelolaan saham oleh perusahaan investasi juga dinilai akan lebih bernilai bisnis daripada tetap dipegang langsung oleh pemerintah.
 
Mustafa pernah menyampaikan, pemerintah saat ini memiliki saham minoritas di sejumlah perusahaan senilai Rp 4,7 triliun. Saham-saham tersebut, antara lain ada di PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Bank Bukopin Tbk, PT Indosat Tbk, PT Freeport, dan PT Socfin Indonesia.  Selain Danareka, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) juga sebenarnya berminat mengelolanya.
 
Jika saham minoritas pemerintah dikelola oleh perusahaan baru di bawah Holding Danareksa, yakni PT Danareksa Capital, dia yakin, kemampuan pemerintah untuk mengambil alih divestasi saham perusahan-perusahaan strategis dalam jangka waktu yang terbatas semakin terbuka. Apalagi kapitalisasi saham-saham minoritas itu kini mencapai Rp 20 triliun, sehingga lebih mudah untuk menggalang dana segar.
 
Pada kesempatan itu, Kementerian Keuangan dan BUMN juga menyetujui pengambilalihan 1,25% saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) milik Blue Valley oleh Danareksa senilai Rp 516 miliar. Dalam proses yang berlangsung sebulan, sejumlah BUMN juga sempat berminat dengan saham tersebut, antara lain PPA dan PT Bahana Sekuritas.
 
Mustafa melanjutkan, penunjukan Danareksa sebagai mengelola saham minoritas pemerintah juga terkait dengan rencana divestasi 7% saham PT Newmont Nusa Tenggara. Pemerintah saat ini masih berharap bisa membeli saham divestasi tersebut. Cara yang ditempuh, pihaknya akan menawarkan kepada sejumlah BUMN yang menjalankan bisnis sama, atau menunjuk Danareksa.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy