PLN-SMGR Teken MoU Listrik untuk Pabrik Semen

 
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penyaluran tenaga listrik untuk pabrik Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa. MoU ditandatangani Dirut PLN Fahmi Mochtar, Dirut SMGR Dwi Soetjipto, Dirut Semen Padang Endang Irzal, dan Dirut Semen Tonasa HM Sattar Taba, disaksikan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil.
 
"Nota kesepahaman ini menunjukkan adanya sinergi dan kerja sama strategis antar-BUMN dalam upaya memehuni kebutuhan listrik bagi pabrik semen milik grup Semen Gresik," ujar Sofyan dalam sambutannya di Gedung Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (24/7/2009).
 
Ditambahkannya, tenaga listrik akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional pabrik semen, baik yang sudah ada maupun yang sedang dalam proses konstruksi. Untuk grup Semen Gresik sendiri, konsumsi listrik untuk biaya produksi mencapai 18 persen.
 
"Saat ini kebutuhan listrik hingga tahun 2012 kurang lebih mencapai 140 juta metrik ton (MT). Sekarang baru tersedia sekira 46 juta MT, masih kurang tiga kali lipatnya lagi kan dan itu harus dipenuhi dalam kurun waktu 10 tahun mendatang. Dengan sinergi ini diharapkan bisa menutupi kekurangan tersebut," jelasnya.
 
Sebagai informasi, Semen Gresik grup saat ini sedang membangun dua unit pabrik baru. Salah satunya terletak di wilayah Jawa dan Sulawesi Selatan dengan kapasitas masing-masing 2,5 juta ton semen per tahun serta membangun dua unit PLTU dengan kapasitas masing-masing 35 megawatt (MW) di Tonasa, Sulawesi Selatan. Diperkirakan, kebutuhan listrik akan meningkat sampai dengan 365 MW di 2012, pada saat pabrik baru beroperasi secara komersial.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy