PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dan Danareksa akan mengambil saham 73,847 juta saham (1,25%) milik Rajawali Corporation di PT Semen Gresik. Kedua perusahaan tersebut telah sepakat akan membagi dua jatah saham yang ditawarkan Rajawali kepada pemerintah.
"Berdasarkan kesepakatan keduanya, mereka akan membaginya 50:50," ujar Deputi Pertambangan, Industri Strategis, Energi, dan Telekomunikasi BUMN, Sahala Lumban Gaol di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (7/5/2010).
Menurut Sahala, eksekusi mengenai pembelian saham tersebut tinggal menunggu waktu saja. Saat ini seluruh pihak yang terlibat masih intens melakukan pembicaraan.
"Karena semua sudah jalan, bagaimana pelaksanaannya tinggal teknis saja. Jadi sebetulnya tidak lamban," kata dia.
Sebelumnya, Rajawali Corporation melalui anak usahanya Blue Valley membuka penawaran kepada pemerintah untuk membeli sisa saham SMGR yang dimiliki perseroan senilai Rp 516,929 miliar. Harga penawaran dipatok Rp 7.000 per saham.
Semula, Rajawali melalui Blue Valley memiliki 1,476 miliar (24,9%) saham SMGR, namun Rajawali yang merupakan perusahaan milik Peter Sondakh itu melepaskan 23,65% kepada investor strategis. Harga divestasi ditetapkan Rp 7.000 per saham, sehingga total nilai divestasi ini mencapai Rp 9,821 triliun.
Sebelum Rajawali menjual saham di Semen Gresik, komposisi kepemilikan sahamnya adalah pemerintah RI (51,01%), Blue Valley (24,9%), Deutsche Bank AG (3,32%), dan publik (20,88%).