PPA siap ambil 1,25 % saham Semen Gresik

PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) siap mengambil alih 1,25% saham PT Semen Gresik Tbk senilai Rp 561,93 miliar dari tangan Rajawali Group. Senior VP Head of Corp Secretary Renny O. Rorong mengatakan perseroan siap membeli dan mengelola saham minoritas di BUMN semen itu bilamana Kementerian BUMN menugaskan lembaga pengelolaan aset itu.
 
“Kami memiliki keahlian di bidang pengelolaan aset minoritas, jadi kalau pemegang saham (Kementerian MUMN) menugaskan, tentu kami siap. Apalagi semen gresik merupakan perusahaan bagus,” ujarnya melalaui sambungan telepon kemarin. Pernyataan Renny ini menindaklanjuti pernyataan Menteri BUMN Mustafa Abubakar terkait penawaran 1,25% saham Semen Gresik yang masih dimiliki oleh Rajawali. Kementerian menyerahkan sepenuhnya pembelian saham minoritas Semen Gresik kepada PPA dan PT Danareksa. Hal ini ditempuh lantaran pemerintah tidak memiliki alokasi dana untuk membeli saham emiten semen tersebut.
 
“SAHAM Semen Gresik yang ditawarkan oleh Rajawali Grup itu dinilai memiliki prospek yang cukup bagus, sehingga kami mendorong Danareksa dan PPA untuk mengambil saham yang ditawarkan tersebut.” Ujarnya saat ditemui di kantornya, kemarin. Dihubungi terpisah, Direktur Utama Danareksa Edgar Ekaputra tidak merespons panggilan dan pesan singkat yang Bisnis kirimkan.

Rajawali melalui Blue Valley Holdings Pte Ltd semula memiliki 24,90% saham di Semen Gresik, sama besar dengan porsi kepemilikan pemerintah. Pada pekan lalu, Rajawali melego 23,7% kepemilikannya kepada ketiga pemodal masing-masing sebanyak 1,35 miliar saham (22,84%), 45 juta saham (0,76%) dan 3 juta saham (0,05%). Namun, tidak diperinci identitas pemilik baru saham emiten semen terbesar nasional itu.

Dari penjualan saham itu, bos Rajawali Peter Sondakh, diperkirakan mengantongi dana segar Rp9,82 triliun. Managing Director For Bussiness development Rajawali Corporation Darjoto Setyawan mengatakan akan menawarkan sisa kepemilikan Rajawali yang sebesar  1,25% kepada pemerintah.

“Kami sedang membuka penawaran ke pemerintah selama 1 bulan ke depan. Harganya sama Rp 7.000 per  saham,” ujarnya saat jumpa pers, pada Rabu pekan lalu. Harga saham semen berkode perdagangan SMGR itu naik menjadi Rp 8.100 dari semula Rp 7.850 kemarin.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy