PPLH Semen Gresik Adakan Panen Raya

Peresmian Pusat Pengembangan Lingkungan Hidup (PPLH) Semen Gresik di Telaga Ngipik Desa Ngipik Kecamatan Gresik, Senin (3/10) siang, dibuka dengan panen jagung manis oleh Faf Adisamsu, Kepala Departemen Pengelolaan Sosial dan Lingkungan Korporasi PT Semen Gresik (Persero) Tbk bersama puluhan siswa sekolah di bawah naungan Semen Gresik Foundation (SGF).

Sebelumnya, Faf didampingi pengurus Semen Gresik Foundation (SGF) dan para siswa membuka selubung papan nama Pusat Pengembangan Lingkungan Hidup Semen Gresik (PPLH SG) di JL Raya KIG.

Saat memberikan sambutan pembukaan, Faf menyatakan memesan 100 unit Ghilas produksi SGF (Semen Gresik Foundation) dan SMK Semen Gresik. Selain itu, Faf juga membantu menyediakan 50 ribu bibit tanaman untuk PPLH. “Untuk mesin ghilas, akan kami berikan kepada petani dan mereka yang membutuhkan. Sedangkan bibit tanaman, terserah PPLH butuh tanaman apa akan kita kirim,” ujaf Faf.

Ketua Pengurus SGF Soesetyoko Suwandi mengatakan, ghilas adalah mesin pencacah daun produksi siswa SMK Semen Gresik. Komposisi ghilas berkapasitas 120 kg/jam dengan hasil cacahan 2 mm. Menggunakan bahan bakar bensin, dengan penggerak 5,5 HP 3500 RPM loncin. “Mesin ini sangat sederhana, praktis pemakaian tetapi hasilnya luar biasa,” ujarnya senang.

PPLH berdiri di atas lahan bekas tambang milik SG. Saat ini, lahan yang dipakai baru seluas 3,8 ha, dengan fasilitas antara lain pembuatan pupuk organik, pembuatan minyak jarak, pupuk organik dari daun tembakau pembasmi hama, pupuk lain organik dari limbah kotoran hewan, juga disediakan green house dan ruang diskusi.
Juga terdapat sejumlah kebun, yang ditanami jagung manis, melon, tomat, lombok, sirsat, terong, buah naga, pepaya California dan pisang. “Rencananya, tahun depan kita akan menambah fasilitas dengan kolam ikan,” ujarnya.
 
 
 
 
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy