Pembangunan pabrik baru Semen Gresik (SG) di Kecamatan Kerek, Tuban, bakal segera terealisasi.Ditargetkan pabrikyang bakal berkapasi-tas 2,5 juta ton/tahun itu selesai pada 2012 mendatang.
Rencananya peletakan batu pertama pembangunan pabrik baru itu dijadwalkan pada pertengahan bulan ini. Dengan investasi sebesar Rp. 3,5 triliun pabrik baru ini akan menarik sekitar 4.500 tenaga kerja. Sebanyak 4.000 orang akan diserap pada saat pembangunan konstruksi dan 500 orang pada saat proses produksi. “Kami berharap agar pembangunan bisa selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Direktur Utama (Dirut) PT. Semen Gresik Dwi Soetjipto seusai beraudiensi dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo kemarin. Dwi menjelaskan, pabrik baru itu akan berdiri diatas lahan seluas 100 hektare. Lokasi pengembangan pabrik tersebut berada tak jauh dari lokasi pabrik lama. “Namun saat ini kami masih dihadapkan dengan masalah perluasan wilayah pertambangan untuk memasok bahan baku. Tapi kami optimistis persoalan ini akan segera selesai” katanya.
Dengan perluasan pabrik baru ini, Dwi optimistis mampu mencukupi kebutuhan semen nasional. Saat ini suplai semen nasional masih minus 7%. “Pada semester pertama tahun 2009 ini permintaan dalam negeri akan semen masih minus 7%,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu Dwi juga memaparkan pertumbuhan laba SG di tengah hantaman krisis global. Menurut dia, laba SG masih tumbuh sekitar 33%. Pertumbuhan laba perusahaan tidak lepas dari upaya manajemen dalam melakukan berbagai terobosan. Diantaranya melakukan efisiensi dalam cost management. Meskipun demand nasional minus 7% dan berdampak minus sekitar 3,4% pada Semen Gresik, laba PT. Semen Gresik masih tumbuh 33%. Ini menunjukkan komitmen efisiensi perusahaan yang cukup efektif,” tandasnya.
Dalam pertemuan dengan Gubernur, masih kata Dwi, pihaknya juga melaporkan rencana kegiatan ulang tahun Semen Gresik ke 52 pada 7 Agustus mendatang. Namun, baru akan dirayakan pada 8 Agustus. “Pada saat puncak perayaan, kami akan menyampaikan implementasi bila Semen Gresik tiada henti membangun negeri,” urainya.Sementara itu, Gubernur Soekarwo menegaskan, agar perluasan pabrik Semen Gresik di Tuban selain meningkatkan investasi, juga harus mampu memberi kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Selain itu, pabrik juga harus memperhatikan masalah lingkungan sekitar. “Jangan sampai keberadaan pabrik akan menambah sengsara warga di sekitarnya,” ujarnya.