Pasokan Semen 2012 Dijamin Aman

Proyek infrastruktur dan properti nasional yang mulai menggeliat pada tahun ini dan mendatang akan meningkatkan permintaan semen di pasar. Meski permintakan bakal meningkat dijamin tidak akan terjadi krisis semen. Apalagi, pada 2012 bakal dioperasikannya dua unit pabrik milik PT Semen Gresik.

Dengan penambahan dua unit pabrik PT SG, pabrik IV di Tuban dan satu unit pabrik di Tonasa pasokan dari pabrik tersebut kapasitas terpasang mencapai 25 juta ton per tahun dan pada 2015 bakal mencapai 30 juta ton per tahun.

“Kebutuhan semen tahun depan dipastikan aman. Dari SG Grup saja sudah mecapai 25 juta ton per tahun. Belum lagi dari pabrik lain,” tegas Menteri Perindustrian MS Hidayat, usai melakukan peninjauan pabrik IV PT SG di Tuban, Jumat (9/12).

Sementara itu kebutuhan semen tahun 2012 diperkirakan terjadi kenaikan hingga 10 persen. Realisasi kebutuhan semen nasional periode januari hingga Oktober 2011 saja terjadi peningkatan 16 persen. Diperkirakan untuk tahun 2011 ini pertumbuhan semen berkisar 14 persen, jauh meningkat dibanding tahun 2010 yang hanya 4,4 persen.

Sedangkan produksi semen secara nasional dari 9 produsen semen nasional sebanyak 52,5 juta ton. Sentra produksi industri bahan bangunan itu berada di wilayah Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan dan Nusa Tenggara.

Menteri Perisndustrian menambahkan, konsumsi semen meningkat beberapa tahun terakhir. Peningkatan terjadi parallel dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,4 persen hingga 7,5 persen pada tahun 2011-2014. Sedangkan untuk tahun 2015-2025 mendatang sesuai program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi  Indonesia (MP3EI) yang dicanangkan pemerintah, berkisar 8 persen hingga 9 presen.

“Melihat MP3EI itu konsumsi semen secara nasional di tahun 2012, tak lebih dari 10 persen. Sehingga keberadaan pabrik semen milik BUMN ini sudah bisa menjamin pasokan semen nasional tahun depan,” tegas Mohamad S Hidayat.

Ditegaskan, melihat kondisi pertumbuhan industry semen nasional dan tingkat pertumbuhan konsumsi semen tersebut, tahun depan Indonesia masih bisa mengekspor semen. Tahun 2011 ini ekspor semen ke luar luar negeri sekitar 10 persen dari jumlah produksi. Dengan penambahan dua pabrik baru milik PT SG dan peningkatan produksi pabrik lain milik swasta nasional, diperkirakan masih bisa mengekspor semen hingga 10 persen.

 
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy